Beberapa Jenis Bawang Merah yang Cocok Ditanam Pada Lahan Gambut

Bawang Merah yang Cocok Ditanam Pada Lahan GambutBawang Merah merupakan salah satu komoditas pertanian yang memang bisa tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi. Pada umumnya Bawang Merah ini ditanam pada lahan pertanian maupun tegalan.

Namun taukah anda jika ternyata ada beberapa varietas Bawang Merah  yang bisa ditanam pada lahan gambut? Pada umumnya lahan tipe ini memang cukup sulit untuk ditanami, terlebih tanaman bawang, namun ada beberapa varietas yang bisa ditanam pada lahan tipe ini. Penasaran apa saja? Cari tahu berbapa varietas Bawang Merah Untuk lahan Gambut dibawah ini.

Beberapa Jenis Bawang Merah yang Cocok Ditanam Pada Lahan Gambut Jenis Bawang Merah Beberapa Jenis Bawang Merah yang Cocok Ditanam Pada Lahan Gambut Beberapa Jenis Bawang Merah yang Cocok Ditanam Pada Lahan Gambut

Varietas Unggulan Bawang Merah Untuk lahan Gambut

  • Bawang Merah Sembrani

Bawang Merah Untuk lahan Gambut yang pertama ialah tipe Sembrani. Bawnag merah yang satu ini bisa dipanen pada saat usia 54-56 hari setelah tanam. Jumlah produksinya sangat tinggi, yakni bisa mencapai 23-24,4 ton/ha umbi kering dengan susut bobot umbi hingga 25,45% dari bobot panen basah. Bawang Merah Sembrani ini memiliki ciri daun berwarna hijau muda, bentuk silindris  agak pipih, umbinya berwarna merah pucat, umbi berbentuk bulat.

  • Bawang Merah Cipanas

Seperti namanya, bawang merah jenis ini berasal dari Cipanas. Tanaman mulai berbunga saat usia 50 hari, sementara untuk masa panennya adalah 60 hari setelah tanam. Jumlah anakan bisa mencapai 6-12 umbi per rumpun, memiliki daun silindris berlubang berwarna hijau agak tua.  Untuk bawang merah ini mampu menghasilkan umbi kering mencapai 10,9 ton/ha, susu bobot umbi (basah-kering) 24,9%. Bawnag ini cukup tahan terhadap busuk uymbi, peka terhadap penyakit busuk ujung adun dan sangat baik ditanam pada dataran tinggi maupun rendah.

  • Bawang Merah Bima Brebes

Bawang Merah Untuk lahan Gambut selanjutnya adalah Bawang Merah Bima Brebes. Bawang yang berasal dari Brebes ini bisa dipanen saat masuk usia 60 hari setelah tanam. Jumlah produksinya termasuk tinggi yakni bisa mencapai 10 ton/ha umbi kerung dengan susut bobot umbi 22% dari bobot panen basah. Bawang merah ini memiliki daun berwarna hijau, berbentuk silindris, dan berlubang, umbang berwarna merah mudah dan berbentuk lonjong.

  • Bawang Merah Trisula

Untuk jenis bawang merah ini memiliki usia penen sekitar 55 hari, dan untuk hasil panennya bisa mencapai 6,50 hingga 23,21 ton.ha. bawang ini bisa bertahan hingga 5 bulan dalam keadaan normal, dengan adanya keunggulan memiliki daya tahan sangat lama, maka bisa meningkkatkan produksi pangan khususnya untuk salah satu sembilan bahan pokok pangan masyarakat.

Potensi hasil tanaman bawang merah pada lahan gambut

Nah dari keempat varietas bawang merah diatas dan diuji pada lahan gambut, maka variteas Sembrani yang memiliki potensi lebih tinggi, lalu diikuti variteas cipanas, bima brebes, dan trisula. Dan berikut ini potensi hasil panen dari tahap ujicoba:

  1.  Pada varietas Sembrani mampu memberikan hasil paling tinggi yakni mencapai 18,7 ton umbi basah per hektar dari potensi 23-24 ton per hektar
    2.    Varietas Maja Cipanas mampu menghasilkan umbi basah mencapai 7,3 ton dari potensi 12 ton per hektar
    3.    Varietas Bima brebes mampu menghasilkan 7,2 ton dari potensi 16 ton umbi basah per hektar
    4.    Varietas Trisula mampu menghasilkan 6,7 ton dari potensi 23 ton umbi basah per hektar

Nah itu tadi beberapa jenis Bawang Merah Untuk lahan Gambut yang bisa kami bagikan, untuk membuktikannya silahkan anda mencoba.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: