Beberapa Jenis Penyakit Unggas, Cara Pengobatan dan Pencegahannya (Page 2)

Beberapa Jenis Penyakit Unggas, Cara Pengobatan dan Pencegahannya (Page 2)

Jenis Penyakit Bakteri Pada Unggas

Penyakit Chlamydiosis

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri obligat intraseluler Chlamydophila. Bakteri ini mampu menyebabkan peradangan ringan hingga berat pada unggas maupun manusia. Gejala klinis jika terserang bakteri ini adalah mengalami demam dan anoreksia pada hewan unggas, setelah dua minggu maka bakteri ini akan ditemukan dalam air ludah, bakteri ini bisa menyebabkan peradangan pada paru-paru. Untuk pengobatannya bisa dengan menggunakan khlortetrasiklin dengan dosis 2mg/hari selama 21 hari. Jika pada ayam kalkun menggunakan dosis 40mg/L air minum selama 3 minggu.

Beberapa Jenis Penyakit Unggas, Cara Pengobatan dan Pencegahannya (Page 2) jenis penyakit unggas Beberapa Jenis Penyakit Unggas, Cara Pengobatan dan Pencegahannya (Page 2) Beberapa Jenis Penyakit Unggas Cara Pengobatan dan Pencegahannya

Penyakit Coryza

Jenis Penyakit Unggas selanjutnya adalah Coryza. Penyakit ini muncul karena adanya bakteri berbentuk batang yang tidak bergerak, memiliki sifat gram negatif. Penyakit ini sangat menular dan menyerang sistem pernafasan. Gejalanya muncul eksudat dari hidung yang bermula warnanya jernih dan akan berubah menjadi kuning kental dan berbau khas. Untuk pengobatanya pada suatu flok dengan sulfonamide atau antibiotik yang telah direkomendasikan. Berbagai macam sulfonamide seperti sulfadimethoxine, sulfaquinoxaline, sulfamethazine semuanya efektif, tapi sulfadimethoxinemerupakan obat yang paling aman untuk anda gunakan.

Penyakit Fowl Typhoid

Penyakit ini disebabkan oleh adanya bakter Salmonella gallinarium yang memiliki sifat egg transmitted, bakteri ini paling banyak menyerang yang sedang tumbuh dewasa atau sudah dewasa. Gejala yang ditimbulkan oleh bakteri ini adalah unggas dewasa akan mengalamin anemia, depresi, diare, dan kesulitan untuk bernafas. Untuk pengobatanya bisa dilakukan dengan cara memberikan Amoxycillin, sulponamide, tetracylines, atau fluoroquinolones.

Penyakit Kolera Unggas

Kolera unggas merupakan jenis penyakit yang menular, baik untuk unggas peliharaan maupun unggas liar dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi. Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini adalah daerah facial, balung, dan pial membesar, serta mengalami gangguan pernafasan. Fases encer dang berwarna hijau kekuningan hingga unggas mengalami kelumpuhan. Pengobatan penyakit ini ialah menggunakan antimikroba: Sulfametasin dan sodium sulfametasin 0,5-1,0%, Sulfaquinoxalin 0,05%, Streptomycin 150.000 mg, Terramisin.

Penyakit Paratifoid

Jenis Penyakit Unggas karena bakteri selanjutnya adalah infeksi Paratifoid. Penyakit ini timbul karena adanya kelompok bakteri Salmonella sp., gejala klinis dari penyakit ini adalah daiare yang disertai oleh depresi pada unggas, sayap menggantung dan bulu berdiri. Untuk pengobatan penyakit ini, bisa dilakukan dengan cara memberikan obat antibiotik maupun antibakteri.

Penyakit Pullorum

Penyebab dari penyakit ini adalah serangan dari bakteri salmonella Pullorum. Gejala dari penyakit ini adalah ayam kelihatan mengantuk, jengger berwarna kebiruan, nafsu makan berkurang. Ayam juga akan mengalami diare, kelemahan kaki, sayap menggantung kusam dan sesak nafas. Untuk pengobatannya bisa dilakukan dengan penyuntikan antibiotik ceperti cocilin, neo terramycin pada dada ayam.

Penyakit Colibacilosis

Jenis penyakit unggas karena bakteri yang terakhir adalah colibacilosis. Penyakit ini bisa menyerang ayam dalam segala umur, tetapi biasanya pada ayam petelur diusia 3-5 minggu. Gejala klinis yang dialami adalah ayam mengalami lesu dan anoreksia, disusul kemudian ayam akan mati pada serangan akut. Untuk pengobatanya bisa dengan pemberian antibiotik pada ayam yang terserang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *