Beberapa Penyakit Unggas, Cara Pengobatan dan Pencegahannya (Page 1)

Beberapa Penyakit Unggas, Cara Pengobatan dan Pencegahannya (Page 1)Unggas merupakan spesies hewan yang paling banyak dibudidayakan oleh manusia. Selain tak memakan banyak lahan, proses perawatannya juga jauh lebih mudah ketimbang hewan peternak yang lainnya.  Jenis unggas yang paling banyak dibuddidayakan oleh manusia adalah itik, angsa, burung, ayam dan lain sebagainya. Melihat banyaknya manusia yang membudidayakan unggas jadi sudah menjadi hal yang lumrah jika setiap harinya jumlah unggas selalu mengalami peningkatan. Dalam satu rumah saja, minimal pasti memiliki unggah sekitar 5 ekor dan bahkan lebih.

Sayangnya, seiring dengan bertambahnya populasi unggas berbagai macam penyakit juga mulai bermunculan. Mulai dari penyakit ringan sampai penyakit berat rupanya bisa menular pada manusia. Sebagian besar penyakit yang terjadi pada unggas disebabkan oleh bakteri, jamur, virus dan parasit.

Beberapa Penyakit Unggas, Cara Pengobatan dan Pencegahannya (Page 1) penyakit unggas Beberapa Penyakit Unggas, Cara Pengobatan dan Pencegahannya (Page 1) Beberapa Penyakit Unggas Cara Pengobatan dan Pencegahannya Page 1

Baik penyakit ringan hingga penyakit mematikan rupanya menimbulkan gejala dan akibat yang berbeda-beda. Beberapa jenis penyakit unggas yang pernah terjadi yaitu flu burung, marek, gumboro, newcastle disease hingga pullorum.

Berdasarkan penyebabnya jenis penyakit unggas dibedakan menjadi empat antara lain :

  • Penyakit Viral atau penyakit yang disebabkan oleh virus
  • Penyakit Bakteri atau penyakit yang disebabkan oleh bakteri
  • Penyakit Mikal atau penyakit unggas yang disebabkan oleh jamur
  • Penyakit Parasit merupakan penyakit unggas yang disebabkan oleh organisme parasit.

Untuk penyakit Viral sendiri dibagi menjadi beberapa bagian, antara lain :

Jenis Penyakit Virus Pada Unggas

#Penyakit Flu Burung

Flu burung atau Avian Influenza merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus influenza type A subtipe H5 dan H7. Hampir semua unggas bisa terserang penyakit ini akan tetapi yang paling rawan adalah ayam dan kalkun. Tanda unggas yang tersererang penyakit ini adalah kelopak mata, kaki, jengger dan perut tidak ditumbuhi bulu dan tampak kebiru-biruan. Untuk pengobatannya belum ditemukan obat yang mujarab untuk menyembuhkan flu burung. Akan tetapi kita bisa melakukan pencegakan dengan memberikan antibiotik sekaligus pemanasan tambahan pada kandang.

#Penyakit Cacar

Jenis penyakit unggas yang satu ini disebabkan oleh virus yang bernama DNA Pox . Cacar bisa terjadi dalam bentuk kulit atau bentuk difterik. Gejala umum yang ditimbulkan oleh penyakit ini adalah pertumbuhan unggas muda yang lambat, kesulitan bernafas dan penurunan jumlah telur pada masa bertelur. Sama seperti penyakit sebelumnya pernyakit cacar ini rupanya juga belum mendapatkan obat spesifik. Walau demikian pencegahan bisa dilakukan dengan pemberian vaksin.

#Penyakit Egg Drop Syndrome 1976 (ESD’76)

Untuk penyakit EDS’76 ini disebabkan oleh Adenovirus dari keluarga Advenoridae. Penyakit jenis ini bisa dengan mudah menyerang ayam, kalkun dan itik. Sedangkan untuk penyakit EDS’76 ini biasanya terjadi pada ayam yang sudah berusia 25-35 minggu. Dengan gejala produksi terlur yang terus mengalami penurunan dan kualitas buruk. Pencegahan penyakit EDS’76 ini bisa dilakukan dengan memberikan vaksin pada ayam yang hendak memasuki masa produksi.

#Penyakit Helicopter Disease

Jenis penyakit unggas berikutnya adalah penyakit Helicopter Disease. Penyakit Helicopter Disease merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh Reovirus. Berbeda dengan tiga penyakit sebelumnya Helicopter Disease ini lebih banyak menyerang ayam pedaging yang sudah berusia 1-6 minggu. Anak ayam yang terserang penyakit ini biasanya mengalami kelainan pada bulu dibagian bawah kelapa. Untuk mencegah terjadinya malabsorbsi, pemberian pakan bisa dievaluasi kembali untuk memastikan kecukupan gizi pada unggas. Sementara untuk pengobatannya masih belum menumukan obat yang spesifik untuk mengendalikan penyakit tersebut.

#Penyakit Chicken Anemia Syndrome

Penyakit ini disebabkan oleh Chicken Anemia Agent atau CAA yang terdaftar sebagai kelompok Circovirus. Untuk gejala biasanya terlihat pada jengger, muka dan pial yang tampak pucat. Selain itu bulu ayam nampak berdiri disertai deangan peningkatan mortalitas ayam kurang lebih 5-16%. Untuk pencegahan bisa dilakukan dengan pemberian vaksinasi sementara untuk pengobatan bisa dilakukan dengan memberikan antibiotik.

#Penyakit Avian Encephalomyelitis

Penyakit Avian Encephalomyeletis ini disebabkan oleh virus bernama RNA virus ini berasal dari keluara Picornaviridae. Umumnya penyakit ini menyerang anak ayam yang masih berusia 1-4 minggu. Gejala awal ayam terlihat sayu, adanya ataksia karena adanya inkoordinasi dari otot kaki sehingga membuat ayam gampang terjatuh, kondisi ayam terus mengalami penurunan dan berakhir dengan kematian. Untuk pengobatan masih belum ditemukan akan tetapi kita bisa melakukan pencegahan dengan pemberian vaksinasi dan memberikan vitamin serta eletrolit melalui ransum pakan pada ayam yang masih hidup.  

#Penyait Infectious Bronchitis

Penyakit ini termasuk salah satu penyakit penapasan akut dan mudah sekali menular pada ayam. Penyakit yang biasa disebut IB ini disebabkan oleh virus ss-RNA. Secara klinis penyakit ini ditandai dengan ngorok, bersin, mata berbuih dan keluar leleran dari hidung. Pencegahan penyakit ini bisa dilakukan dengan cara memberikan tambahan vitamin dan mineral.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: