Cara Budidaya Bawang Merah Sederhana Yang Benar

Budidaya Bawang Merah – Dalam dunia pertanian cara menanam tumbuhan dengan benar memang sangat dianjurkan. Hal ini bertujuan supaya hasil panennya melimpah ruah. Hal tersebut juga berlaku dalam budidaya bawang merah.

Seperti yang telah diketahui jika sayuran yang menjadi bahan dasar dalam setiap makanan ini termasuk tanaman holtikultura yang memiliki nilai jual cukup tinggi. Meski demikian di setiap musim harga bawang merah selalu mengalami perubahan.

Cara Budidaya Bawang Merah Sederhana Yang Benar Budidaya Bawang Merah Cara Budidaya Bawang Merah Sederhana Yang Benar Cara Budidaya Bawang Merah Sederhana Yang Benar

Sebelum membahas tentang tata cara budidaya bawang merah rupanya kamu harus mengetahui syarat apa saja yang harus dilakukan sebelum melakukan proses penanaman.

  1. Syarat yang pertama dalam budidaya bawang merah adalah pastikan jika lahan yang kamu gunakan memiliki sturuk tanah yang baik. Dan jenis tanah yang baik afalah tanah giel humus, latosol dan alluvial.
  2. Jika ingin menanam bawang merah sebaiknya pilih lahan yang berada di dataran rendah.
  3. Sedangkan untuk kelembapan tanah yang baik berkisar 70%.
  4. Sementara untuk keasamannya sendiri sekitar 6-7.

Jika syarat sudah berhasil di pernuhi selanjutnya adalah tata cara budidaya bawang merah. Yuk, mari simak ulasan berikut ini.

Penggarapan lahan

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam menggarap lahan adalah menggemburkan tanah dengan cara dicangkul. Jika sudah dicangkul diamkan tanah selama kurang lebih sepekan supaya terkena paparan sinar matahari.

Berikutnya adalah membuat bedengan. Untuk ukuran pembuatan bedeng ini sebaiknya kamu membuat bedengan dengan tinggi 30 cm, lebar 1m dan untuk panjangnya bisa kamu sesuaikan dengan panjang lahanmu.

Jika sudah membuat bedengan jangan lupa untuk memberi jarak paling tidak 50 cm per bedengan. Kemudian taburkan pupuk kandang secukupnya di atas bedengan, setelah itu campurkan pupuk kandang dan tanah dengan cara dicangkul. Diamkan tanah yang yang sudah dicampur tadi selama 1 pekan.

Pemilihan Benih Bawang Merah

Langkah kedua dalam budidaya bawang merah adalah memilih benih yang bagus. Pemilihan benih dengan kualitas unggul sangat berpengaruh dalam hasil panen nantinya. Jika benih yang kamu gunakan berusia 2 bulan maka kamu harus memotong bagian umbinya sekitar 0,5 cm.

Pemotongan tersebut bertujuan agar mempercepat pertumbuhan tunas pada tumbuhan bawang merah.

Penanaman Bawang Merah

Untuk proses penanaman bawang merah bisa dilakukan dengan cara menenggelamkan semua bagian umbi kedalam tanah. Sedangkan untuk jarak tananya sendiri 15 cm jika kamu melakukan masa penanaman pada musim kemarau. Akan tetapi jika kamu melakukan penanaman di musim penghujan beri jarak sekitar 20cm.

Perawatan Bawang Merah

Dalam perawatan bawang merah rupanya masih sama dengan tanaman yang lainnya. Pada bawang merah yang masih berusia 1- 10 hari sebaiknya dilakukan penyiraman secara rutin pada pagi dan sore hari. Setelah tanaman sudah berusia lebih dari 10 hari maka penyiraman bisa dilakukan satu kali sehari.

Selanjutnya adalah proses pemupukan. Pemupukan kali ini bisa dilakukan jika tanaman bawang meah sudah berusia 2 minggu. Untuk takarannya pun juga harus pas yaitu 90kg pupuk Ures, 110 KG KCI dan 200kg ZA per satu hektar lahan.

Pemanenan Bawang Merah

Langkah terakhir dalam budidaya bawang merah adalah masa pemanenan. Masa ini adalah masa yang paling dinanti-nantikan oleh para petani. Bawang merah yang sudah masa bisanya 80% daunnya sudah mulai merebah ketanah.

Biasanya dalam satu hektar tanah hasil panen yang didapat sekitar 5-10 ton bawang merah. Jjumlah tersebut rupanya tergantung dengan kondisi lahan, proses perawatan dan kondisi cuaca.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: