X

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Tanah

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam TanahIkan nila merupakan sejenis ikan air tawar yang paling banyak di budidayakan oleh petani. Di indonesia sendiri porsi budidaya ikan nila ini mencapai 28% dari jumlah keseluruan ikan air tawar. Dengan begini membuktikan jika ikan nila banyak digemari baik untuk dibudidayakan maupun dikonsumsi.

Usaha budidaya Ikan nila terbuka lebar mengingat mudah berkembang biak, kebal terhadap virus penyakit, cepat beradaptasi dalam berbagai kondisi dan juga sangat mudah untuk dibudidayakan. Dengan kelebihan tersebut, maka ikan nila bisa dijadikan pilihan tepat untuk anda yang ingin budidaya ikan tawar.

Faktor penting dalam budidaya Ikan Nila

Ikan Nila memiliki kemampuan yang sangat baik dalam hal adapatasi dengan lingkungan yang ia tempati, mudah berkembang biak, kuat terhadap serangan penyakit, dan juga sangat mudah untuk dibudidayakan. Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka diperlukan beberapa faktor penting yang harus anda perhatikan nantinya sebelum melakukan usaha budidaya Ikan Nila.

Ada beberapa faktor yang harus anda perhatikan sebelum melakukan budidaya Ikan Nila ini, seperti pemilihan lokasi budidaya, persiapan kolam, pemilihan benih, pemberian makan, hingga penanganan hama dan juga penyakit. Dan berikut ini akan kita ulas satu persatu untuk anda semua.

#Pemilihan lokasi budidaya

Karena pada kesempatan kali ini kita akan mempraktekan tentang cara budidaya Ikan Nila di kolam tanah, maka jenis tanah yang harus anda pilih adalah tanah liat, padat tidak berporous. Kenapa memilih jenis tanah ini? karena memiliki sifat tidak mudah bocor dan juga mampu menahan masa air yang sangat besar. Lalu untuk kemiringan tanah yang baik ialah berkisar 3-5% agar mempermudah pengairan kolam secara gravitasi nanti. Untuk air yang digunakan harus bersih dan tidak keruh maupun tercemar bahan kimia, serta pastikan kolam dalam keadaan tenang, karena Ikan Nila tak bisa berkembang dengan baik pada air dengan arus deras.

#Pembuatan dan Persiapan Kolam Budidaya Ikan Nila

Untuk melakukan Ikan Nila ini bisa dilakukan diberbagai jenis kolam, seperti kolam tanah, kolam jaring, kolam terpal, maupun kolam tembok. Namun dari semua jenis kolam diatas, memang yang paling mudah dan hemat biaya ialah kolam tanah yang kita praktekan kali ini. berikut ini tahap-tahap persiapan pembuatan kolam tanah untuk budidaya Ikan Nila:

  • Pembuatan kolam
  • Pengeringan kolam
  • Perbaikan tanggul
  • Pengolahan tanah dasar kolam
  • Pembuatan saluran masuk dan juga keluar air
  • Pengapuran
  • Pemberikan pupuk dasar kolam
  • Pengarian kolam

#Pemilihan benih Ikan Nila

Untuk mendapatkan hasil budidaya Ikan Nila secara maksimal, maka pemilihan benih menjadi faktor yang harus anda perhatikan. Belilah benih Ikan Nila dari Balai Benih Ikan (BBI). Unit Pembenihan Rakyat (UPR) atau dari petani Ikan Nila yang memang sudah terbukti kualitasnya. Berikut ciri-ciri benih Ikan Nila yang layak dibudidayakan:

  • Bobot benih antara 10-20 gram per ekor
  • Benih Ikan Nila dalam kondisi sehat, dan tidak membawa penyakit
  • Ikan Nila tidak cacat, lengkap organ tubuhnya
  • Perilaku benih Ikan Nila katif dan lincah
  • Benih Ikan Nila sangat respon terhadap pakan

#Cara penebaran Ikan Nila yang Ideal

Penyebaran benih Ikan Nila ini bisa dilakukan apabila semuah tahapan dari pembuatan kolam telah terpenuhi dan sudah diselesaikan semua. Padat tebar yang ideal untuk budidaya Ikan Nila ini adalah 20-30 ekor per meter persegi. Ikan Nila ini tak boleh langsung dimasukkan kedalam kolam pembesaran, namun harus melalui tahap adaptasi dulu nantinya. Wadah yang terdapat Ikan Nila ini dimasukkan kedalam air kolam selama beberapa jam, hal ini dimaksudkan agar suhu air dalam wadah dan suhu dalam kolam bisa sama. Lalu miringkan wadah agar air kolam bisa menyatu dengan air dalam wadah dan biarkan ikan nila meluncur sendiri keluar kedalam kolam untuk mengurangi resiko kematian.

#Cara Pemeliharaan Budidaya Ikan Nila Di Kolam Tanah

Setelah Ikan Nila ditebar di kolam, selanjutnya ialah melakukan perawatan hingga besar nantinya. Nah untuk mengurangi resiko gagal panen yang mengakibatkan kerugian, maka perawatan secara baik dan benar perlu dilakukan.

  • Pengelolaan air kolam

Kualitas dari air kolam ini juga memiliki peran penting dalam kesuksesan hasil budidaya Ikan Nila. Parameter dari air kolam untuk Ikan Nila adalah Oksigen, pH air, dan juga kadar CO2, NH3 dan H2S. cek secara berkala parameter tersebut. Jika bau dari air kolam busuk, maka silahkan buang 1/3 air kolam lalu ganti dengan air bersih.

  • Pemberian pakan yang tepat

Pakan untuk budidaya ikan nila yang tepat adalah fitoplankton, zooplankton, cacing, siput, jenitk nyamuk dan chironomus(cuk). Namun agar lebih cepat pertumbuhannya anda perlu menambahkan pakan tambahan seperti pelet yang memiliki kadar protein atara 30-40% setiap pagi dan sore dengan dosis 3% dari pakan utama.

  • Mengatasi hama dan penyakit

Meskipun kebal terhadap penyakit, namun bukan berati Ikan Nila 100% tak bisa terserang penyakit, dan yang menjadi momok ialah penyakit infeksi menular. Beberapa hama yang menyerang Ikan Nila diantaranya Kodok, linsang, burung, ular, bebeasan, dan ucrit. Sementara penyakit yang menyerang biasanya penyakit ingsang, organ dalam, dan penyakt kulit.

#Cara Pemberian Pakan Ikan Nila

Untuk kebutugan pakan dari Ikan Nila ini yang ideal adalah 3% dari bobot tubuh ikan rata-rat perharinya. Jika bobot ikan rata 10-20 gram dengan jumlah ikan nila 100 ekor, maka untuk pakan diberikan sekitar 450 gram perharinya. Cara menghitungnya:

  • Jumlah Pakan = Berat rata-rata x Jumlah ikan x 3%
  • Jika bobot ikan 10-20 gr/ekor – Rata-rata bobot ikan = (10+20)/2 = 15 gram/ekor
  • Perhitungan pakan: 15 x 1000 x 3% = 450 gram per hari

#Umur Panen Ikan Nila dan Berat Ikan Nila Siap Panen

Untuk bobot setiap panen Ikan Nila ini tergantung permintaan dari pasar ya, jika dalam kondisi normal terhitung dari benih Ikan Nila disebar membutuhkan waktu 4-6 bulan agar bisa mencapai bobor 300-500 gram per ekor. Dengan begini tak ada patokan kapan atau umur berapa Ikan Nila ini siap dipanen nantinya.

Demikian ulasan dari kami tentang cara budidaya ikan nila di kolam tanah, semoga bermanfaat.

wijaya :