Cara Membuat Bio Pestisida Asap Cair Dari Tempurung Kelapa, Sekam Dan Limbah Kayu

Cara Membuat Bio Pestisida Asap Cari Dari Tempurung Kelapa, Sekam Dan Limbah Kayu

Cara Membuat Bio Pestisida Asap Cair Dari Tempurung Kelapa, Sekam Dan Limbah KayuUlat adalah tahap larva dari serangga kupu-kupu dan juga ngengat dalam proses metamorfosis. Dalam proses ini, larva atau ulat menjadi musuh para petani karena selama proses itu terjadi aktifitas kehidupannya adalah merusak tanaman.

Hama ulat, mungkin julukan itu yang sudah identik di kalangan para petani atas serangan yang ditimbulkan oleh hewan ini, dan menjadi hama yang memiliki jenis paling banyak diantara hama lainnya. Karena keberadaannya yang sangat merugikan, maka hama ulat ini sering dimusnahkan oleh para petani dengan berbagai macam cara, dan yang paling sering dilakukan ialah dengan menggunakan pestisida kimia.

Cara Membuat Bio Pestisida Asap Cari Dari Tempurung Kelapa, Sekam Dan Limbah Kayu Cara Membuat Bio Pestisida Asap Cara Membuat Bio Pestisida Asap Cair Dari Tempurung Kelapa, Sekam Dan Limbah Kayu Cara Membuat Bio Pestisida Asap Cari Dari Tempurung Kelapa

Memang tak bisa dipungkiri jika penggunaan pestisida kimia saat ini dijadikan senjata ampuh untuk mengatasi hama, namun perlu diketahui jika ada dampak buruk yang ditimbulkan oleh cairan ini baik untuk diri sendiri maupun lingkungan nantinya.

Mengingat karena ada dampak negatif dari pestisida kimia ini, sekarang sudah ada cara cerdas untuk mengatasi hama yang lebih ramah lingkungan, yakni dengan menggunakan bio pestisda. Dan salah satu bio pestisida yang ampuh untuk mengendalikan hama ulat adalah asap cair.

Apa yang dimaksud Asap Cair ?

Asap cair ini adalah sebuah cairan yang dapat dihasilkan melalui proses pengembunan dari uap pembakaran secara langsung maupun tidak langsung dari berbagai bahan alam yang memiliki beberapa kandungan didalamnya,mulai dari Selulosa, Lignin, Hemiselulosa dan juga kandungan karbon lainnya.

Dalam proses pembakaran ini ada beberapa bahan baku yang bisa digunakan, seperti bongkol kelapa sawit, sekam, tempurung kelapa, ampas, gergaji kayu, dan masih banyak lagi. Namun dalam bidang pertanian dalam pembuatan asap cair ini cukup menggunakan bahan seperti sekam padi, tempurung kelapa, dan limbah kayu untuk mengendalikan hama ulat.

Kandungan senyawa kimia asap cair dari sekam padi, limbah kayu dan tempurung kelapa

Asap cair yang dihasilkan dari proses kondensasi ketiga bahan baku diatas tadi akan mengandung beberpa senyawa kimia didalamnya, diantaranya:

  • Kandungan asap cair tempurung kelapa dan limbah kayu: fenol, karbonil, asam
  • Kandungan asap cair sekam padi : karbonil, fenol asam, benze(a)pyrene

Cara pembuatan bio pestisda

#alat dan bahan pembuatan bio pestisda asap cair

  • 2 buah drum bekas
  • Tungku pembakaran
  • Pipa besi
  • Tempurung kelapa, sekam, dan limbah kayu
  • Wadah untuk menampung asap cair
  • Air bersih

#Cara membuat Bio pestisida asap cair untuk mengendalikan hama ulat

  • Ketiga bahan baku tadi dibersihkan terlebih dahulu, lalu dikeringkan atau diangin-anginkan
  • Agar ukurannya kecil, maka bahan baku tadi seperti limbah kayu dan tempurung kelapa dicincang terlebih dahulu
  • Modifikasi tutup drum sedemikian rupa, lalu dipasangi pipa seperti pada gambar
  • Usahakan pada bagian tutup durm dibuat rapat agar asapnya keluar melalui pipa
  • Drum yang satunya lagi di isi dengan air dingin hingga penuh fungsinya sebagai pendingin
  • Pipi diihubungkan (dicelupkan) pada drum pendingin tadi
  • Ketiga bahan baku silahkan dimasukkan kedalam drum pemanasan dan ditutup dengan rapat
  • Sebagain tempurung kelapa tidak perlu dihancurkan, bisa langsung dimasukkan dalam tungku pembakaran saat dinyalakan
  • Untuk proses pembakaran ini membutuhkan waktu yang lama, dan nantinya akan mengeluarkan asap dari pipa yang telah terendam di pendingin tadi
  • Asap uang telah terkondensasi didalam drum tadi berisi air bersih tadi, nantinyakan mengembun dan mengeluarkan air hasil konedensasi, nah cairan itulah asap cait yang akan ditampung dalam wadah
  • Proses pemanasan ini akan berakhir jika asap cair tidak lagi menetes dalam wadah

Dosis dan cara menggunakan bio pestisida asap cair

  • Sebelum anda menggunakan asap cair yang telah dihasilkan tadi terlebih dahulu selama 7-10 hari diendapkan agar tar dan senyawa tar yang ada didalamnya tidak larut mengendap
  • Saringlah asap cari tadi sudah siap untuk digunakan menyemprot tanaman
  • Untuk dosis penggunannya adalah 75-100 ml per liter air dengan volume semprot 400-500 liter untuk 1 hektar
  • Untuk penyemprotan ini sendiri sekitar 2-3 hari sekali tergantung serangan hama ulat
  • Lakkan penyemprotan pada sore hari

Asap cair ini selain bisa untuk memusnahkan hama ular, juga bisa sebagai penolak juga nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *