X

Cara Menanam Selada Hidroponik Dengan Menggunakan Sumbu Sederhana

Cara Menanam Selada Hidroponik Selada, tentunya untuk kita yang tinggal di Indonesia sudah tak asing lagi dengan jenis sayuran hijau yang satu ini ya, pasalnya aroma khas yang dimiliki oleh selada ini sangat cocok untuk dijadikan bahan campuran dalam setiap masakan.

Selada ini menjadi salah satu tanaman yang begitu identik dengan daerah pegunungan ya, karena udaranya yang sejuk membuat selada in bisa tumbuh semi disana. Lalu bagaimana ya cara menanam selada untuk kita yang tinggal di daerah dataran rendah ? jangan khawatir, anda masih bisa menanam selada ini.

Pada kesempatan kali ini kami ingin mengulas artikel kepada anda semua tentang cara menanam Selada Hidroponik dengan menggunakan sistem sumbu. Dengan menggunakan tehnik ini, untuk anda yang berada di dataran rendah pun masih bisa menanam selada nantinya. baiklah tak perlu berlama-lama lagi, langsung saja kita mulai ulasan tentang cara menanam Selada Hidroponik sistem sumbu dibawah ini :

Bahan Yang Disiapkan Sebelum Menanam Selada Hidroponik

Sebelum melakukan segala hal, yang pasti kita harus mempersiapkan beberapa barang yang kita butuhkan ya, begitupun dengan cara menanam Selada Hidroponik sistem sumbu kali ini. Berikut beberapa bahan yang perlu anda siapkan :

  • Pot tanaman : untuk pot ini bebas, bisa menggunakan bekas air mineral maupun pot plastik lainnya
  • Tandon nutrisi: untuk tandon ini anda bisa menggunakan dari ember, kaleng, botol bekas, dan sebagainya, yang penting bisa digunakna untuk menampung larutan nutrisi hidroponik nantinya
  • Sumbu: sumbu ini yang paling cocok dari bahan kain flanel, namun jika tidak ada flanel bisa bahan lainnya, fungsinya untuk menaikkan nutris ke media tanaman nanti
  • Benih selada: siapkan benis selada secukupnya saja
  • Media tanam: untuk media tanam ini ada berbagai macam jenisnya, bisa menggunakan cocopeat, arang sekam, maupun rockwoll.
  • Air baku: untuk air ini bisa mengguankan airu sumur, air sungai, maupun air buangan AC.
  • Nutrisi selasa hidroponik: karena selada merupakan sayuran, maka nutrisi yang dipilih adalah ab mix untuk sayuran daun
  • EC Meter: ala untuk mengukur kepekatan larutan nutrisi nanti, jika ada sebaiknya menggunakan alat ini.

Pemilihan Benih Selada Yang Cocok

Tanpa kita sadari, ternyata selada memiliki berbagai jenis yang nantinya akan berdampak dengan kualitas sayur yang dihasilkan. Nah untuk anda yang berada di daerah dataran rendah menengah, maka pemilihan selada berjenis Kriebo sangat rekomendasi untuk anda. Beberapa jenis selada menurut daerah penananmmya :

  • Benih selada Kriebo : untuk dataran rendah-menengah
  • Benih selada Geand Rapids: untuk dataran rendah-menengah-tinggi
  • Benih selada Iceberg: untuk dataran rendah-menengah-tinggi
  • Benih selada Lettuce Red Romaine: untuk dataran rendah-menengah-tinggi

Persiapan Benih Selada Hidroponik

Sebelum menanam Selada Hidroponik, langkah pertama yang harus anda lakukan adalah menyemai benih selada terlebih dahulu dengan menggunakan nampan, polybag, maupun keranjang plastik. Untuk media semia ini anda bisa menggunakan arang sekam lalu dimasukan kedalam wadah.

Lalu basahi media dengan air hingga benar basah, setelah itu tanam benih selada satu persatu didalamnya. Diamkan selama 3-4 hari maka benih selada anda tadi pun akan ulai tumbuh. Untuk memindah benih selada ini nantinya tunggu hingga usia 25-30 hari ya.

Cara Menanam Selada Hidroponik Sistem Sumbu

Nah setelah selada tadi sudah tumbuh besar dan bisa dipindahkan, kini saatnya memindahnya menggunakan sistem hidroponik. Yang perlu anda siapkan sekarang adalah tandon penampung air, larutan nutrisi, sumbu, pot, dan juga media tanam.

Langkah pertama, silahkan anda pasang sumbu kedalam pot, untuk panjang sumbu ini menyesuaikan kedalaman dari tandon yang anda gunakan, pastikan sumbu bisa menyentuh dasar tandon. Silahkan anda buka wdah semai secara hari-hati, agar nantinya benih selada anda tidak rusak atau terputus akarnya. Silahkan anda masukkan bibit selada kedalam pot dan tambahkan media tanam hingga penuh.

Selanjutnya silahkan anda buat larutan nutrisi hidroponik tadi dengan dosis rendah. Nah jika bibit selada semai tadi sudah ditanam pada pot, segeralah anda letakan pot kedalam tandon nutrisi tadi. Setelah semuanya sudah siap, pastikan anda meletakkkan selada hidroponik ini ditempat yang teduh ya, kurang lebih selama 2-3 hari agar tanaman bisa beradaptasi terlebih dahulu.

Jika sudah mulai beradaptasi, silahkan perkenalkan dengan matahari secara bertahap ya, jangan langsung dengan itensitas yang lama.

Jarak Tanam Selada Hidroponik

Nah untuk anda yang Menanam Selada Hidroponik ini dengan jumlah cukup banyak dalam 1 wadah, ada hal yang perlu anda perhatikan, yakni tentang jarak tanamnya, hal ini nanti juga akan berpengaruh dengan kualitas tanaman selada anda nanti. Idealnya, untuk Menanam Selada Hidroponik ini jaraknya adalah 25x25cm atau 30×30 cm.

Dosis PPM Larutan Nutrisi Dalam Menanam Selada Hidroponik

  1. Saat usia tanaman masih sekitar 1-7 HST, maka sebaiknya anda menggunakan larutan nutrisi dengan kadar rendah, yakni sekitar 500 PPM saja. (hal ini setara dengan 2,5 ml nutrisi A + 2,5 nutrisi B + 1 liter air)
  2. Saat sudah mulai usia 2 minggu (usia 8-14 HST), naikkan sedikit dosis dari nutrisi hidroponik yang digunakan menjadi 700 PPM. (hal ini setara dengan 3,5 ml nutrisi A + 3,5 nutrisi B + 1 liter air)
  3. Masuk usia 3 minggu (umur 15-21 HST), naikkan dosis nutrisi menjadi 900 PPM (hal ini setara dengan 4,5 ml nutrisi A + 4,5 nutrisi B + 1 liter air)
  4. Saat masuk usia 4 minggu (umur 22 HST – panen), kadar nutris sam dengan usia 3 minggu yakni (4,5 ml nutrisi A + 4,5 nutrisi B + 1 liter air)

Cara Perawatan Selada Hidroponik

Seperti sayuran yang ditanam dengan cara biasa, maka dalam menanam Selada Hidroponik ini ternyata juga masih membutuhkan perawatan juga lho agar hasilnya memuaskan nantinya. Namun anda tak perlu khawatir karena perawatan Selada Hidroponik ini sangatlah mudah, namun tidak boleh diabaikan juga.

Yang harus anda lakukan adalah memastikan jika tanaman Selada Hidroponik ini mendapat siar matahari yang cukup, dan juga memberikan nutrisi sesuai dengan kebutuhannya nanti. Jika anda menggunakan tandon penampung nutrisi berukuran kecil, maka sering-seringlah memeriksa larutan nutrisi anda masih apa tidak. Pastikan juga suhu dari larutan nutrisi tanaman anda tetap stabil, jika anda ingin menjaga kestabilan suhu dari nutrisi yang anda miliki, lebih baik mengguankan tandon dari bahan stereoform yang tak bisa tertembus sinar matahari.

Pengendalian Hama Dalam Selada Hidroponik

Pengendalian hama ini sangat penting ya, agar nantinya Selada Hidroponik yang anda miliki dapat tumbuh dengan baik. Nah untuk mengatasinya, pilihlah pestisida nabati, jangan menggunakan pestisida kimia.

Usia Panen Selada Hidroponik

Untuk pastinya dalam menanam selada dengan tehnik di lahan terbuka tidak tahu pasti umurnya, namun jika dengan menggunakan sistem Selada Hidroponik ini maka di usia 48 hari anda sudah bisa memanennya nanti. Usia ini hitung dari 25 hari hari dalam usia semai, lalu dipindahkan ke wadah tanaman hidropik dengan perawatan selama 23 hari.

Nah bagaimana? cara menanam Selada Hidroponik dengan sistem sumbu ini ssngat mudah untuk dicobakan? Untuk anda yang penasaran, silahkan dicoba ulasan yang sudah kita bagikan diatas. Selamat mencoba.

wijaya :