Cara Mengendalikan Penyakit CVPD pada Jeruk Secara Alami Serta Kimiawi – Part 1

Cara Mengendalikan Penyakit CVPD  – Selain Durian, ternyata  Jeruk juga masuh dalam buah-buahan terpopuler. Saking populernya saat ini ada banyak sekali makanan dan minuman rasa jeruk. Ya, selama ini Jeruk memang terkenal sebagai buah dengan sumber vitamin C yang rumayan tinggi.

Beberapa daerah di Indonesia banyak ditumbuhi buah Jeruk. Bahkan Tanah Karo, Sumatera Utara terkenal sebagai sentra prodksi Jeruk terbesar di Indonesia. Walau demikian ternyata Indonesia menjadi salah satu negara pengimpor Jeruk terbesar.

Cara Mengendalikan Penyakit CVPD pada Jeruk Secara Alami Serta Kimiawi - Part 1 penyakit cvpd pada jeruk Cara Mengendalikan Penyakit CVPD pada Jeruk Secara Alami Serta Kimiawi - Part 1 Cara Mengendalikan Penyakit CVPD pada Jeruk Secara Alami Serta Kimiawi

Bukan tanpa alasan pastinya hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah serangan hama dan penyakit. Jenis penyakit yang sering kali menyerang tanaman Jeruk adalah  CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration). Lantas apa itu penyakit CVPD? Dan bagaimana ciri-ciri penyakit tersebut?

Penyakit CVPD atau Citrus Vein Phloem Degeneration merupakan jenis penyakit yang sering ditemui dalam tanaman Jeruk. Penyakit ini disebabkan oleh serangga jenis kutu loncat atau Diaphrina citri. Serangga tersebut biasanya menyerang bagian tangkai, bunga, daun, kuncup dan bagian tunas tanaman Jeruk.

Serangga kutu loncat ini terbagi menjadi tiga yaitu telur, nimfa dan dewasa. Sedangkan untuk penyebaran penyakit CVPD ini tergantung pada jumlah inokulum bakteri yang terdapat pada tanaman, lamanya perioed inoculation feeding sampai kepadatan populasi vector.

Sementara untuk ciri-ciri penyakit CVPD ini mudah sekali di dikenali. Dan berikut adalah ciri-ciri penyakit CVPD pada tanaman Jeruk yang wajib anda ketahui :

  • Terdapat belang berwarna kuning dibagian daun.
  • Tak hanya dibagian atas daun belang kuning tersebut juga bisa menghambat pertumbuhan daun, daun menjadi kaku dan ukurannya lebih kecil dari daun Jeruk normal.
  • Sementara untuk buah Jeruk jika dibelah menjadi dua maka bagian dalam buah Jerukt tidak simetris dan bagian ujung biji berwarna kecoklatan.

Sebelum membahas tentang cara mengendalikan penyakit CVPD pada Jeruk ada baiknya jika anda juga mengetahui tentang gejala penyakit CVPD ini. Untuk gejalanya penyakit CVPD sendiri dibagi menjadi dua bagian yaitu gejala dari luar dan gejala dari dalam.

Gejala dari Luar Penyakit CVPD pada Tanaman Jeruk

  • Biasanya tanaman Jeruk muda yang terserang penyakit CVPD ini akan mengalami pertumbuhan kuncup yang sangat lambat dan bahkan daunnya pun lebih kecil dari biasanya.
  • Sementara untuk tanaman Jeruk dewasa biasanya memperlihatkan gejala seperti daun yang menguning dan kontras dengan cabang lain.
  • Biasanya tanaman Jeruk yang terserang penyakit CVPD ini memiliki bentuk daun yang bercabng dan menjorok keatas.

Gejala dari Dalam Penyakit CVPD pada Tanaman Jeruk

  • Pada jaringan dalamdaun terjadi sebuah pengumpulan secara berlebihan seperti butiran halus zat pati.
  • Pada phloem tulang daun tanaman Jeruk yang sakit nampak lebih tebal ketimbang phloem tulang daun tanaman Jeruk yang sehat.
  • Dan Phloem tulang daun tanaman Jeruk yang sakit ada beberaqpa sel berdinding yang tebal. Dimana sel tersebut merupakan jalur dari sklerenkim sampai cilem. Ternyata dinding tebal tersebut merupakan beberapa bagian lapis dinding sel yang saling berdesak-desakan.

Sebenarnya masih ada beberapa lagi cara mengendalikan penyakit cvpd pada tanaman jeruk. Anda bisa menyimak kelanjutan informasi terkait penyakit CVPD ini di Cara Mengendalikan Penyakit CVPD pada Jeruk Secara Alami Serta Kimiawi(Part-2).

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: