Cara Merawat Tanaman Durian Agar Hasil Panen Berkualitas – Part 1

Cara Merawat Tanaman Durian – Berbicara tentang buah Durian rupanya buah yang satu ini sudah sangat familiar bagi kita semua. Buah Durian memang mempunyai pesona yang luar biasa seperti cita rasa yang manis nan legit. Bahkan di Indonesia sendiri buah yang mendapat julukan sebagai “rajanya buah” ini ada banyak sekali jenis durian.

Saking banyaknya sering kali kita dibuat kebingungan ketika membeli buah Durian. Saat membeli Durian yang terpenting bagi konsumen adalah rasanya yang manis. Namun sayangnya besar kemungkinan jika kita juga sering mendapat zonk.

Cara Merawat Tanaman Durian Agar Hasil Panen Berkualitas – Part 1 Merawat Tanaman Durian Cara Merawat Tanaman Durian Agar Hasil Panen Berkualitas – Part 1 Cara Merawat Tanaman Durian Agar Hasil Panen Berkualitas     Part 1

Seperti daging ya tipis dan rasanya yang hambar. Biasanya daging tipis dan rasa hambar pada Durian ini dikarenakan pemilihan benih yang memiliki kualitas rendah.

Tidak hanya pemilihan benih ternyata cara merawat tanaman Durian seperti pemberian pupuk, proses penyiraman, drainase, pemangkasan hingga hadirnya hama dan penyakit juga bisa mempengaruhi kualitas Durian.

Lantas bagaimana cara merawat tanaman Durian yang benar? Untuk mengetahui jawabannya yuk simak ulasan tentang Cara Merawat Tanaman Durian Agar Hasil Panen Berkualitas berikuti ini!

Pemilihan Bibit Durian

Hal terpenting dalam cara merawat tanaman Durian adalah penggunaan bibit unggul. Saat ini ada banyak sekali jenis bibit durian unggul. Sebaiknya anda pilih jenis bibit yang sesuai dengan lahan yang nantinya akan ditanami buah Durian. Disamping itu pastikan juga jika bibit yang akan anda gunakan terbebas dari hama dan penyakit.

Pemupukan

Untuk proses pemupukan ini dilakukan sebanyak 2 tahap yaitu pemupukan utama dan pemupukan tambahan.

  1. Pemupukan Utama dibagi lagi menjadi tiga taham setidaknya dalam setahun pemupukan utama ini dilakukan sebanyak 3 kali yaitu setelah masa panen puncak, sebelum masa berbunga dan yang terakhir adalah saat pembesaran buah. Dibawah ini adalah waktu yang pas untuk melakukan pemupukan, jenis pupuk serta takaran yang pas :
  • Pemupukan Pertama

Pemupukan pertama ini dilakukan jika buah baru di panen. Untuk jenis dan takaran pupuknya sendiri sebaiknya anda menggunakan pupuk kandang sebanyak 2kg/,2, dolomit 50gr/m2 dan NPK 15gr/m2.

  • Pemupukan Kedua

Untuk pemupukan kedua ini bisa dilakukan 4 bulan setelah melakukan pemupukan pertama. Jenis dan takaran pupuk yang digunakan seperti NPK 7gr/m2 dan SP-36 15gr/m2.

  • Pemupukan Ketiga

Pemupukan ketiga ini baru bisa dilakukan 4bulan setelah melakukan pemupukan kedua. Sedangkan jenis dan takaran pupuk yang pas adalah KCI 7gr/m2 dan SP-36 sebanyak 3gr/m2.

 

  1. Pemupukan Tambahan
  • Pemupukan daun untuk pertumbuhan vegetatif.

Dalam proses kali ini sebaiknya anda gunakan pupuk daun type D, untuk pemupukannya sendiri bisa dilakukan dengan cara menyemprotkkan pupuk pada daun yang mengalami pertunasan.

  • Pemupukan daun untuk pertumbuhan generatif

Untuk pertumbuhan generatif ini gunakan pupuk daun type B yang mengandung boron. Pemberian pupuk ini bisa dilakukan jika tanaman Durian sudah mulai tumbuh bunga. Semprotkan pupuk ke bagian bunga dan daunnya.

  • Pupuk CaNO3 dan KNO3

Pemupukan CaNo3 dan KNO3 ini bisa dilakukan dengan melarutkan pupuk KNO3 sebanyak 50gr dan CaNo3 sebanyak 50gr dalam 20liter air. Kemudian semprotkan campuran pupuk tadi pada daun.Untuk hasil yang bagus pemupukan bisa dilakukan satu bulan setelah bunga mekar.

Penaturan Jumlah Bunga dan Calon Buah

Cara merawat tanaman Durian selanjutnya adalah melakukan pengaturan jumlah punga dan calon buah. Rupanya cara yang satu ini bertujuan agar nantinya hasil buah yang dihadilkan bisa sesuai dengan kemampuan tanaman Durian dalam menompang buahnya.

Proses Pengarian

Seperti halnya makhluk hidup yang lain tanaman Durian juga membutuhkan air yang cukup. Dalam sehari buah Durian membutuhkan air sekitar 3-4 liter/m2. Rupanya takaran tersebut tidak belaku bagi buah durian yang akan berbunga dan buah durian yang sedang melakukan proses pemasakan buah. Biasanya proses pemasakan buh ini terjadi sekitar 2-4 mingguan sebelum masa panen.

Drainase yang Baik

Meski membutuhkan air yang cukup namun ternyata jika terdapat banyak genangan air hal tersebut juga akan membuat pertumbuhan Durian menjadi tidak baik. Supaya kondisi air tetap stabil maka perlu dilakukan sistem drainase.

Pembuatan sistem drainase ini bertujuan agar tanah di kebun Durian tidak becek. Ternyata tanah yang bcek bisa menurunkan kualitas buah Durian.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Agar hasil panen bisa memuaskan maka pengendalian hama dan penyakit perlu dilakukan sejak dini. Jika tidak ditangani dengan segera maka populasi hama dan penyakit akan membludak dan hal tersebut bisa membuat produksi buah Durian menjadi rendah.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: