Cara Pemupukan Singkong Dan Jenis Pupuk Yang Digunakan

Cara Pemupukan Singkong Dan Jenis Pupuk Yang DigunakanSingkong atau Ubi Kayu merupakan sejenis tanaman tropis yang biasa dimanfaatkan oleh seseorang sebagai salah satu makanan cemilan. Tanaman ini termasuk tanaman tropis sehingga bisa tumbuh subur di Indonesia.

Jika anda merupakan salah satu petani singkong, pada kesempatan kali inikami ingin mengulas tentang cara pemupukan singkong dan jenis pupuk yang digunakan. Hal ini sangat diperlukan agar nantinya kualitas serta hasil panen tanaman singkong anda bisa melimpah nantinya.

Cara Pemupukan Singkong Dan Jenis Pupuk Yang Digunakan pemupukan singkong Cara Pemupukan Singkong Dan Jenis Pupuk Yang Digunakan Cara Pemupukan Singkong Dan Jenis Pupuk Yang Digunakan

Jenis pupuk untuk tanaman singkong

Jenis pupuk yang digunakan untuk tanaman singkong adalah jenis pupuk organik, seperti contohnya pupuk kandang, pupuk hijau, maupun pupuk kompos. Penggunaan pupuk dari bahan organik ini berfungsi untuk menegmbalikan sifat tanah dan juga memperbaiki struktur tanah nantinya. Hal ini dikarenekan dalam praktek tanah secara terus menerus nantinya bisa mengurangi cadangan total karbon dan juga nitrogen dari dalam tanah.

Sementara untuk pupuk an-organik yang dibutuhkan oleh tanaman singkong ialah Urea, TSP, KCL dan juga NPK. Sementara itu untuk kapur dan juga Dolomit diberikan jika memang tanaman membutuhkan. Bagai lahan yang memiliki riwayat terserang jamur upas, maka perlu diberikan 3 ton dolomit untuk 1 hektar tanaman singkong.

Dosis Pupuk Tanaman Singkong dalam 1 Hektar

Untuk pemberian pupuk pada tanaman singkong ini tergantung dari tingkat kesuburan tanah yang digunakan untuk menanam. Untuk pupuk organik ini dalam 1 hektar membutuhkan sekitar 15-20 ton. Sementara untuk pupuk kimia dalam 1 hektar lahan membutuhkan sekitar 200 kg – 500 kg. Sementara dosis kapur dolomit dalam 1 hektar lahan ini menyesuaikan kebutuhan saja. Berikut ini ricncian dosis pupuk tanaman singkong untuk lahan seluas 1 hektar.

  • Urea: 120-300 kg/Ha
  • TSP: 30-75 kg/HA
  • KCL: 50-125 kg/Ha

Jika menggunakan pupuk NPK Phonska:

  • NPK Phonska: 120-300 kg/Ha
  • Urea: 80-200 kg/Ha

Jenis Pupuk, Dosis, dan Cara Pemupukan dasar Tanaman Singkong

Singkong memang dikenal sebagai salah satu tanaman yang sangat mudah untuk tumbuh, dan sangat mudah untuk hidup dimana saja. Sehingga banyak orang yang menilai jika pemberian pupuk untuk tanaman singkong ini dianggap tidak perlu penting. Namun jika anda ingin mendapatkan kualitas tanaman singkong lebih baik, maka berikut ini cara pemupukan singkong sebagai pupuk dasar yang bisa anda lakukan:

  • Setelah lahan dibajak, silahkan anda taburkan kapur dolomit secara merata pada lahan
  • Selanjutnya, susul dengan menaburkan pupuk kandang sebanyak 15-20 ton per hektar.
  • Jika sudah sampai 7-10 hari, maka selanjutnya taburkan pula pupuk kimia, dengan dosis TSP dan 1/3 dosis Urea (40/100kg), KCL (16.6-41.6 kg), atau 1/3 dosis NPK Phonska dan Urea
  • Setelah itu, silahkan bajak ulang lahan tanam tadi agar pupuk bisa tercampur rata dengan tanah. Tiunggu 10-15 hari barulah tanaman singkong siap ditanam.

Dosis dan Jenis Pupuk Susulan Pertama untuk Tanaman Singkong

Untuk pemberian pupuk susulan pertama ini dilakukan setelah tanaman singkong berumur 1 bulan, untuk pupuknya sendiri adalah KCL dengan dosis setengah dari pupuk yang tersisa tadi.

  • Ambil pupuk KCL dengan dosis 16.6 – 41.6 kg/Ha
  • Taburkan pupuk ini dengan jarak 30 cm dari batang tanaman

Dosis dan Jenis Pupuk Susulan Kedua untuk Tanaman Singkong

Untuk pemberian pupuk susulan kedua ini setelah tanaman singkong berumur 3 bulan setelah tanam. Untuk pemberian pupuknya menggunakan KCL yang masih tersisa tadi.

  • Ambil pupuk KCL dengan dosis 16.6 – 41.6 kg/Ha
  • Taburkan pupuk dengan jarak 40 cm dari batang
  • Setelah selesai, silahkan lakukan pembubunan atau pendangiran
  • Jika lahan yang dimiliki rawan dengan jamur upas, maka beberapa hari setelah pembubunan silahkan taburkan dolomit sebanyak 3 ton per hektar

Dosis dan Jenis Pupuk Susulan Ketiga untuk Tanaman Singkong

Untuk pemberian pupuk susulan ketiga ini dilakukan setelah tanaman singkong berukuran 5 bulan. Pupuk yang diberikan adalah Urea sebanyak 80-200 kg per hekatr. Pupuk tersbeut ditaburkan merata dan jaraknya agak jauh dari batang pohon.

Pemberian ZPT Untuk meningkatkan produksi singkong

Ada cara untuk meningkatkan produksi singkong yakni dengan memanfaatkan ZPT. Cara menggunakannya pun cukup mudah, anda hanya perlu merendam batang singkong sebelum ditanam dalam larutan ZPT yang dicampur dengan air bersih, untuk perbandingannya adalah 1:8. Lalu rendam batang atau bibit singkong selama 24 jam, lalu tiriskan dan diamkan hingga muncul calon akar setelah itu bibit silahkan ditanam pada lahan.

Cara Pemupukan Singkong dengan NPK Phonska, Urea, dan Petroganik

Untuk meningkatkan produksi dan juga bobot dari tanaman singkong, maka bisa diekomendasikan dengan menggunakan pupuk NPK Phonska (300kg/Ha), Petroganik (0,5kg/pohon), Urea (200kg/Ha).

Demikian informasi dari kami tentang cara pemupukan singkong dan jenis pupuk yang Digunakan, semoga bermanfaat.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: