X

Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Pada Ikan Nila

Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Pada Ikan NilaBudidaya Ikan Nila memang cukup menggiurkan ya, pasalnya ikan ini bisa digunakan sebagai konsumsi juga dan harganya pun juga cukup bersaing. Namun sama seperti budi daya hewan lain, dimana untuk ikan nila ini juga sangat rentan terhadap hama atau virus yang bisa menyebabkan kerugian nantinya.

Hama ikan ini memiliki sifat mengganggu, memangsa maupun menjadi pesaing hidup dari habitat ikan. Sementara untuk penyakit ikan adalah parasit yang menempel pada tubuh ikan dan jika dibiarkan maka bisa menyebabkan ikan mati nantinya.

Nah pada kesempatan kali ini kita ingin berbagi informasi kepada anda semua tentang cara pengendalian hama dan penyakit pada ikan nila. Dengan begini maka anda bisa melakukan antisipasi nantinya agar budidaya ikan nila anda bisa berjalan baik nanti.

Jenis Hama Utama Ikan Nila Dan Cara Pengendalian

#Bebeasan

Hama ini dikenal cukup berbahaya untuk ikan nila, terutama bagi benih yang masih kecil. Pengendalian hama bebeasan ini bisa diatasi dengan cara menuangkan minyak tanag ke permukaan air 500cc/100 meter persegi

#Ucrit

Hama ini menyerang ikan nila dengan cara menjepit badan ikan menggunakan taringnya sampai robek. Pengendaliannya hindari bahan organik menumpuk disekitar kolam

#Kodok

Kodok menjadi musuh utama bagi telur ikan nila, hama ini suka memakan telur ikan nila hingga habis tak tersisa. Cara pengendaliannya ialah sering membuang telur kodok yang mengapung di kolam, menangkap dan membuangnya.

#Ular

Ular ini kerap kali menyerang benih dan ikan kecil untuk dimangsa. Untuk pengendalian hama ular ini bisa dengan menangkapnya serta memberikan pemagaran kolam dengan jaring

#Burung

Untuk hama burung ini senag sekali memakan benih dan juga ikan nila kecil untuk makanannyta. Untuk pengendalian hama burung ini bisa dengan memberikan penghalang bambu diatas permukaan kolam, lalu diberikan pula jaring diatas permukaan kolam, diberi rumbai-rmbai dan juga tali penghalang diatas kolam.

Jenis Penyakit Berbahaya Yang Ada Pada Ikan Nila Dan Cara Pengendaliannya

Penyakit parasit Trichodina sp

Parasit ini sering kali menyerang bagian luar tubuh ikan nila, seperti kulit, sirip, maupun insang. Gejalanya ikan nila memiliki adanya luka dibagian tubuh yang diserang

Cara Pengendalian

  • Mengganti air kolam secara teratur
  • Memasang filter air pada instalasi pengairan kolam
  • Untuk pengobatan, silahkan menggunakan larutan garam sebanyak 500-1000 mg/liter selama 24 jam.
  • Lakukan pengobatan secara teratur 3 hari sekali sampai ikan sembuh

Penyakit Parasit Epistylis spp.

Parasit Epistylis spp ini seringkali menyerang bagian luar kulit dari ikan nila, gejalanya bisa dikenali dengan adanya perubahan warna insang menjadi merah kecoklatan, gangguan pernapasan, serta gerakan ikan dan pertumbuhan ikan melambat.

Cara Pengendalian

  • Ambil ikan yang sakit dan pindahkan ke kolam karantina, agar tidak menular ke ikan lain
  • Menjaga kualitas air
  • Padat tebar tidak melebihi kapasitas kolam
  • Pengobatan bisa dengan merendam air menggunakan larutan formalin 200mg/liter selama 40 menit, lakukan pengobatan ini beberapa kali hingga sembuh.

Penyakit Jamur Saprolegniasis

Jamur Saprolegniasis adalah sejenis cendawan yang menyerang telur ikan nila, larva, dan juga benih ikan. Gejala yang bisa dikenali ialah adanya benang halus berwarna putih hingga kecoklatan dibagian tubuh ikan

Cara Pengendalian

  • Jaga kualitas air kolam
  • Pengobatan bisa dilakukan dengan cara merendam telur ikan atau ikan yang terserang dalam larutan formalin 200-300 mg/liter selama 1-3 jam. Lakukan pengobatan hingga sembuh

Penyakit Bercak Merah

Penyakit bercak merah ini disebabkan oleh bakteri Aeromonas dan Pseidomonas. Bakteri ini menyerang bagian luar tubuh ikan nila dan gejala seranganya bisa terlihat dengan terjadinya pendarahan pada tubuh ikan yang terserang, sisik ikan terkelupas, hingga menimbulkan borok pada ikan.

Cara Pengendalian

  • Jaga kualitas air kolam
  • Ganti air kolam secara teratur
  • Beri makan ikan jangan berlebihan
  • Rendam ikan yang sakit dengan kaliumpermanganat 10-20mg/liter selama 30-60 menit

Faktor Penyebab Penyakit Budidaya Ikan Nila

  • Adanya serangan organisme parasit
  • Lingkungan kolam yang tercemar (ammonia, sulfide atau bahan beracun lain)
  • Lingkungan dengan fluktuasi suhu, pH, Kekeruhan yang besar, hingga salinitas
  • Pakan yang tidak sesuai atau gizi yang dibutuhkan tidak sesuai dengan kebutuhan ikan
  • Kondisi tubuh ikan yang lemah karena faktor genetik

Tips Mencegah Serangan Penyakit Pada Budi Daya Ikan Nila

  • Penggunaan bibit ikan yang sehat dan bebas penyakit
  • Pembersihan dan juga pengeringan kolam setiap kali musim panen
  • Hindari penebaran bibit ikan terlalu padat melebih kapasitas kolam
  • Gunakan sistem pengairan secara paralel
  • Memilihara ikan nila secara baik dan benar
  • Beri pakan yang cukup dan tidak berlebihan, sisa makanan yang mengendap di atas air bisa jadi pencemaran
  • Mengganti air kolam secara teratur

Demikian infromasi dari kami tentang cara pengendalian hama dan penyakit pada ikan nila, semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat untuk anda semua.

wijaya :