Cara Pengendalian Penyakit Lodoh Pada Kentang

Cara Pengendalian Penyakit Lodoh Pada Tanaman Kentang

Cara Pengendalian Penyakit Lodoh Pada KentangMusim hujan merupakan salah satu musim yang paling ditunggu oleh para petani, pasalnya air memang menjadi salah satu sumber kehidupan bagi tanaman mereka, namun tak jarang juga jika air hujan ini bisa membawa bencana bagi para tanaman tersebut.

Dibalik suka cita para petani saat musim hujan datang, ada timbul kekhawatiran tersendiri dikarenakan adanya berbagai ancaman penyakit yang mengintai tanaman mereka. Dan salah satu penyakit yang dikhawatirkan adalah penyakit busuk atau hawar daun pada petani kentang yang kerap kali disebut dengan penyakit lodoh.

Cara Pengendalian Penyakit Lodoh Pada Tanaman Kentang Penyakit Lodoh Pada Kentang Cara Pengendalian Penyakit Lodoh Pada Kentang Penyakit Lodoh Pada Tanaman Kentang

Penyakit lodoh ini selalu menjadi momok bagi para petani kentang karena bisa mengakibatkan kehilangan tanaman mencapai 70% dan bahkan bisa gagal panen. Penyakit yang satu ini mudah menyebar ke tanaman lain dalam waktu singkat, apalagi dengan didukung kondisi lingkungan yang lembab saat musim hujan turun.

Penyebab Penyakit  Lodoh Pada Kentang

Penyakit Lodoh (busuk batang, busuk daun, busuk umbi) pada tanaman kentang ini merupakan sebuah penyakit serius yang tidak bisa dianggap sepele. Penyakit Lodoh ini timbul dikarenakan adanya cendawan Phytopthora infestans yang merupakan sejenis patogen ganas. Penyebaran dari patogen ini begitu cepat sehingga mampu meruskan satu hamparan tanaman kentang nantinya. Cendawan jenis ini terkenal ganas dan tak menyerang tanaman kentang saja, namun semua jenis tanaman bisa diserang oleh cendawan ini.

Penyebaran dan Penularan Penyakit Lodoh pada Kentang

Penyakit yang disebabkan oleh cendawan Phytophthora infestans ini sangat mudah menyebar dalam waktu singkat, sehingga bisa menginfeksi tanaman lain. Dan pada saat musim hujan tiba dengan kondisi lingkungan yang yang dingin dan juga lembab sangat berpotensi menjadikan penyakit semakin parah nantinya. Penyakit ini bersifat polyfag atau banyak jenis tanaman, terutaman tanaman holtikultura. Penyakit Lodoh ini menyerang berbagai fase pertumbuhan. Mulai dari pembibitan, pertumbuhan, hingga fase vegetatif dan generatif.

Gejala serangan Penyakit Lodo pada kentang

Penyakit Lodoh ini dianggap sebagai penyakit paling mematikan bagi para petani tanaman kentang ini yang disebarkan oleh spora.  Spora yang sampai ke daun basah nantinya akan berkecambah dengan cara mengeluarkan zoospora dan langsung membentuk tabung kecambah, lalu masuk kedalam bagian tanaman, dan akhirnya menginjeksinya. Kasus terjadinya penyakit busuk daun ini biasa terjadi pada saat musim hujan di daerah dataran tinggi dengan suhu rendah dan memiliki kelembaban tinggi.

Beberapa gejala Penyakit Lodoh pada kentang :

  • Timbulnya bercak-bercak basa berwarna coklat kehitaman pada permukaan daun
  • Pada permukaan daun bagian bawah terdapat sekumpulan cendawan yang memiliki warna putih
  • Daun daun yang terserang membusuk lalu mati
  • Serangan bermula pada daun tua dibagian bawah lalu serangan merambat keatas ke daun muda hingga pucuk tanaman nantinya
  • Jika menyerang batang, maka akan terdapat sebuah bercak basah berwarna coklat kehitaman pada bagian batang kentang, dan apabila disentuh maka kulit batang sangat mudah terkelupas
  • Umbi yang telah terserang akan melekuk dan juga agak berair, daging umbi nantinya akan berubah warna coklat kehitaman lalu membusuk

Pengendalian Penyakit Lodoh pada kentang :

Penyakit Lodoh ini bisa saja menyerang pada fase pertumbuhan kentang, semakin awal penyakit ini menyerang maka resiko gagal panen pun akan semakin besar nantinya. Nah untuk beberapa tindakan yang bisa anda lakukan untuk pengendalian Penyakit Lodoh pada tanaman kentang;

  • Menggunakan bibit unggul dan toleran pada jamur penyebab Penyakit Lodoh
  • Menggunakan bibit yang sehat dan harus bebas dari penyakit
  • Pengapuran untuk meningkatkan pH tanah yang rendah, hal ini karena jika tanah memiliki pH rendah akan sangat mudah untuk perkembangan jamur
  • Pengolahan lahan yang baik
  • Menggunakan drinase yang baiak agar air hujan tidak menggenang
  • Lakukan agens hayati Trichoderma sp sebelum penanaman bibit dilakukan
  • Jaga kebersihan kebun dari gulma agar nantinya tidak menjadi inang bagi penyakit
  • Pantau tanaman kentang sejak dini dan juga berkala untuk mengetahui gejala serangan Penyakit Lodoh pada kentang
  • Menggunakan mulsa plastik agar kelembaban tanah stabil
  • Rotasi tanah sangat diperlukan untuk memutus siklus kehidupan jamur
  • Mancabut dan memusnahkan tanaman kentang yang terserang Penyakit Lodoh
  • Bersihkan berbagai alat pertanian setelah digunakan
  • Penyemprotan fungisida yang memiliki bahan aktif Fluopikolid, Propineb, Difenokonazol, Mancozeb secara bergiliran

Penyemprotan fungisida ini bisa anda lakukan sejak tanaman kentang berusia 15 hari setelah tanam sehingga akan menghindari serangan penyakit. Sesuaikan dosis penyempritan dengan intensitas serangan.  Jika penyerangan masih ringan, maka bisa dilakukan 3 hari sekali, namun jika sudah parah bisa dilakukan penyemprotan lebih sering lagi. Tapi pada saat musim hujan, perlu ditambahkan perekat agar nantinya fungisida tidak hilang karena air hujan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *