Ciri Ciri Kandang Ayam Kampung Yang Baik dan Sehat

Ciri Kandang Ayam Kampung  – Kandang ayam kampung, apa yang terpikir dari kita jika mendengar kandang? Pasti lokasi yang kurang menyenangkan lantaran bau kurang sedap yang kadang tercium dari kotoran ayam. Namun siapa sangka jika kandang ayam kampung sangatlah bermanfaat bagi masyarakat di Indonesia, khusunya yang hidup di pedesaan.

Masyarakat dapat memanfaatkan seluruhnya yang ada, baik daging ayam, telur dan kotorannya. Tak sedikit juga yang memanfaatkan bulu ayam kampung sebagai bahan dasar untuk pembuatan kemoceng. Berbagai manfaat itu bisa diambil oleh masyarakat untuk menambah pemasukan.

Ciri Ciri Kandang Ayam Kampung Yang Baik dan Sehat Kandang Ayam Kampung Ciri Ciri Kandang Ayam Kampung Yang Baik dan Sehat Ciri Ciri Kandang Ayam Kampung Yang Baik dan Sehat

Berikut kriteria kandang ayam kampung yang baik

  1. Posisi kandang dibuat lebih tinggi dari tanah agar tetap kering.
  2. Luas tanah, kandang dan modal juga harus sesuai dengan jumlah ayam yang akan dipelihari. Hal ini dimaksudkan agar nantinya ayam tak berdesak-desakan didalam kandang.
  3. Kandang juga harus jauh dari predator yang sering memangsa ayam ataupun telurnya. Dinding kandang dibuat dari bambu atau bahan lain dengan susunan yang sedikit renggang agar udara dan sinar matahari masuk.
  4. Atap kandang bisa menggunakan berbagai bahan seperti ijuk, asbes, seng arau bahkan terpal untuk menghemat pengeluaran.
  5. Ventilasi untuk memberi makan, minum dan membersihkan kandangan juga harus ada, agar kita mudah melakukan pengontrolan.
  6. Tempat makan, tempat minum dan lampu juga harus disiapkan didalam kandang.
  7. Sementara bagian alas bisa menggunakan serbuk gergaji, sekam padi atau bisa juga kapur.

Kotorannya bisa dijadikan sebagai pupuk tanaman bagi yang senang dengan kegiatan berkebun. Sementara cara pembuatan dan perawatannya juga cukup mudah dilakukan oleh masyarakat bahkan bagi orang awam. Karena kebersihan menjadi hal utama untuk menjaga kesehatan ayam kampung peliharaan.

Untuk menghilangkan bau akibat kotoran ayam, kita harus membersihkannya minimal sehari sekali. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya bakteri dan membuat udara di dalam kandang ayam kampung bisa berganti. Hal ini juga penting untuk mengontrol kesehatan hewan ternak didalam kandang.

Bukan hanya kandang yang harus dibersihkan akan tetapi juga terpenuhinya gizi bagi heran ternak. Memberi makan sehari dua kali juga harus dilakukan agar hewan bisa memenuhi kebutuhan tubuhnya. Campuran makanan juga harus dipastikan benar agar ayam bisa menghasilkan telur dan daging yang besar.

Mencampur sisa sayur yang ada di dapur juga bisa dilakukan sebagai selingan makanan untuk ayam kampung loh. Sehingga kebutuhan yang ada disayur hijau bisa membantu pertumbuhan ayam itu sendiri. Penambahan pellet juga dianjurkan karena memiliki banyak nutrisi yang memang dibutuhkan oleh ayam kampung.

Katul atau sisa penggilingan padi juga bisa ditambahkan sebagai pakan alami bagi ayam. Pilihlah katul yang sedikit halus karena ayam kampung biasanya suka dengan hal tersebut. Menir atau beras yang berukuran kecil-kecil juga dianjurkan sebagai makanan selingan guna memenuhi gizi ayam kampung.

Banyak tipe kandang ayam kampung yang bisa dicoba dan diterapkan sesuai dengan modal. Pasalnya setiap tipe memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Baik yang masih konvensional ataupun modern. Bahkan ada juga kandang ayam kampung dengan bentuk sederhana.

Kandang ayam kampung tipe sederhana terkadang hanya bisa menampung ayam kampung sebanyak 15-20 ekor ayam yang sudah berumur 2 bulan. Kandang ayam kampung umbaran juga bisa menjadi pilihan untuk yang memiliki lahan luas dengan pagar tinggi. Yang perlu diingat dalam membuat kandang ayam kampung adalah perhitungan dan menjaga kesehatan ayam.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: