Gejala Kelebihan Dan Kekurangan Unsur Hara Makro

Gejala Kelebihan Dan Kekurangan Unsur Hara Makro

Gejala Kelebihan Dan Kekurangan Unsur Hara MakroTanaman, demi kelangsung hidupnya nanti maka membutuhkan sebuah nutrisi maupun makanan yang seimbang sesuai dengan kebutuhan mereka. Nutrisi atau makanan yang dibutuhkan oleh tanaman ini disebut dengan unsur hara.

Unsur hara sendiri dibagi menjadi 2 jenis, yakni unsur hara mikro dan unsur hara makro. Untuk unsur hara makro ini ada 6 jenis, yakni Nitrogen (N), Kalium (K) Fosfor (P), Kalsium (Ca), Sulfur (S) dan juga Magnesium (mg).

Gejala Kelebihan Dan Kekurangan Unsur Hara Makro Kelebihan Dan Kekurangan Unsur Hara Makro Gejala Kelebihan Dan Kekurangan Unsur Hara Makro Gejala Kelebihan Dan Kekurangan Unsur Hara Makro

Untuk pertumbuhan tanaman, maka ke 6 unsur tersebut harus terpenuhi secara pas nantinya, tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih, karena jika sampai itu terjadi maka tanaman akan menjadi abnormal.  Berikut ini Gejala kelebihan dan kekurangan unsur hara makro yang perlu anda ketahui:

Nirogen (N)

Kelebihan Nitrogen:

  • Daun tanaman menjadi sangat lebat dan juga rimbun, hal ini bisa membuat proses pembungaan jadi lebih lama
  • Produksi bunga dan buah menurun
  • Tanaman menjadi rentan terhadap penyakit, hal ini dikarenakan adenium mengandung banyak air
  • Warna daun menjadi terlalu hijau dan juga lemas
  • Batang tanaman menjadi rapuh dan mudah patah
  • Tanaman tidak kuat dan mudah roboh

Kekurangan nitrogen:

  • Daun mengering dan rontok
  • Daun jadi kuning karena kekurangan zat hijau (klorofil)
  • Tulang daun dibawah permukaan daun terlihat pucat
  • Produktifitas rendah
  • Pertumbuhan tanaman lambat, kerdil dan juga lemah

Fosfor (P)

Kelebihan Fosfor:

  • Penyerapan unsur lain jadi terganggu, terutama unsur mikro
  • Gejala pada tampilan fisik tanaman tidak begitu terlihat

Kekurangan Fosfor:

  • Tepi daun berwarna coklat
  • Daun berubah warna keunguan dan cenderung jadi kelabu, dan hal ini dimulai pada daun yang tua
  • Tulang daun muda berubah warna menjadi hijau gelap
  • Pertumbuhan lambat sehingga tanaman menjadi kerdil
  • Daun mengecil dan mudah rontok

Kalium (K)

Kelebihan Kalium:

  • Bisa menyebabkan Penyerapan Unsur Mg dan Ca menjadi terganggu
  • Pertumbuhan tanaman menjadi terganggu sehingga membuatnya mengalami defisiasi

Kekurangan Kalium:

  • Bunga mudah rontok
  • Tepi daun jadi mengering, hal ini terlihat seperti terbakan dan menggulung kebawah
  • Tanaman sangat rentan terhadap penyakit
  • Daun paling bawah jadi mengering, seperti ada bercak bekas terbakar

Magnesium (Mg)

Kelebihan Magnesium:

  • Jika kelebihan tak akan menunjukkan gejala yang ekstream pada tanaman

Kekurangan Magnesium:

  • Daun tua menjadi lemah dan sangat rentan terhadap penyakit
  • Terdapat bercak kuning pada permukaan daun tua

Kalsium (Ca)

Kelebihan Kalsium:

  • Dapat mempengaruhi Ph Tanah.
  • Kalsium tidak berefek banyak pada tanaman

Kekurangan Kalsium:

  • Tanaman tumbuh tinggi dan lemah
  • Daun mengeriting, kecil dan rontok
  • Produksi bunga terhambat

Sulfur (S)

Kelebihan Sulfur:

  • Daun berguguran dan mudah rontok
  • Dengan mengering dan tanaman menjadi layu nantinya

Kekurangan Sulfur:

  • Daun muda jadi menguning
  • Pertumbuhan tunas terhambat
  • Penurunan kandungan klorofil secara drastis
  • Pertumbuhan sintetis protein terhambat yang berkolerasi dengan akumulasi N dan juga Nitrat organik terlarut

Demikian ulasan dari kami tentang gejala kelebihan dan kekurangan unsur hara makro, semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat dan menambah pengetahuan anda nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *