Gejala Serta Cara Mencegah Ayam Kerdil

Gejala Serta Cara Mencegah Ayam KerdilPenyakit ayam kerdil merupakan sebuah gangguan pertumbuhan yang dialami oleh para peternak ayam, dimana hal ini membuat ayam pedaging memiliki bentuk fisik yang tidak sempurna nantinya. Apabila hal ini tidak diatasi, tentu akan merugikan para pemilik usaha nantinya.

Gejala Serta Cara Mencegah Ayam Kerdil penyakit ayam kerdil Gejala Serta Cara Mencegah Ayam Kerdil Tips Mencegah Ayam Kerdil

Salah satu jenis ayam yang kerap kali terserang penyakit kerdil ini adalah ayam broiler, biasanya penyebab dari penyakit ayam kerdil ini adalah stres, kedinginan dan angin dalam pemeliharaan saat minggu pertama. Kurangnya desinfeksi kandang serta pemilihan bibit ayam muda dan lebih mudah terinfeksi juga jadi alasannya.

Penyebab Penyakit Ayam Kerdil

Jika berbicara tentang penyebab ayam kerdil pastinya sangat banyak ya faktornya, jika terserang penyakit ini maka pertumbuhan ayam akan terganggu dan menglami kekerdilan. Nah beberapa kemungkinan penyebab ayam kerdil ini adalah:

  • Cacat genetik
  • Pengaruh lingkungan
  • Menejemen pemeliharaan
  • Infeksi penyakit
  • Pengaruh pakan dan nutrisi, dll

Namun para ahli menyebutkan jika pengaruh utama dari penyakit ayam kerdil ini lebih dikarenakan adanya inveksi virus Reovirus, Rotavirus, Parvovirus yang bisa menyebabkan ayam jadi kerdil.

Gejala Penyakit Ayam Kerdil

Jika dilihat dari namanya saja, pasti gejala yang mudah terlihat adalah dimana melambatnya pertumbuhan dari ayam ternak kita dengan pertumbuhan buku yang kurang optimal juga. Gejala yang bisa dikenali jika bibit anak ayam mengalami penyakit jujru??? apa itu? makanan khas kepung kah adalah pertumbuhannya mulai menglami penurunan saat berusia 5-7 hari.

Bagi anak ayam yang terjangki penyakit ayam kerdil ini juga bisa terlihat dari berat badannya, yakni -20-40 gram lebih ringan jika dibandingkan berat ayam yang sehat. Dalam usia 26 hari umumnya ayam akan memiliki bobot sekitar 900-950 gram, sementara untuk anak ayam yang terjangkit penyakit tersebut, biasanya memiliki bobot hanya 160-200 gram saja.

Untuk nafsu makan yang dimiliki oleh anak ayam yang terjangkit penyakit ayam kerdil ini memang sangat tinggi, bahkan nampak akk terlihat sakit, akan tetepi hal itu tidak di imbangi dengan pertumbuhannya yang optimal. Berikut beberapa gejala fisik anak ayam terangkit penyakit ayam kerdil:

  • Barat bedan sangat ringan jika dibandingkan ayam yang normal
  • Memiliki bulu seperti baling-baling
  • Tungkai bulu pada sayap primer patah
  • Menurunnya kepadatan tulang kerangka
  • Diusia 30 hari, masih memiliki bulu berwarna kuning dibagian bawah kepala
  • Jika sudah parah, ayam bisa mengalami patah tulang paha yang membuatnya malas berjalan
  • Pertumbuhan bulu abnormal

Penularan Penyakit Ayam Kerdil

Penyakit ayam kerdil ini bisa jadi merupakan salah satu penyakit keturunan, karena penyakit ini bisa menular dari indukan yang sebelumnya sudah terjangkit virus tersebut. Tidak hanya itu saja, penularan ini juga bisa terjadi antar anak ayam juga nantinya, baik melalui kotoran maupun pernafasan. Kotoran ayam menjadi faktor utama penularan penyakit ayam kerdil sesama anak ayam.

Teknik pengendalian dan pencegahan penyakit ayam kerdil pada ternak

Hingga saat ini, obat yang ampuh untuk mengatasi penyakit ayam kerdil ini memang masih belum ditemukan, bahkan upaya vaksinasi pun dianggap masih kurang optimal. Namun dengan menerapkan manajemen bidudaya ternak ayam yang baik diharapka bisa menurunkan resiko penularan penyakit ayam kerdil ini. Berikut beberapa upaya yang bisa anda lakukan:

Keluarkan anak ayam dari gerombolan apabila melihat ada gejala terinfeksi dari penyakit ayam kerdil tersebut, tempatkan dikandang terpisah dari kumpulannya. Dengan begini maka penyakit ayam kerdil tak akan menular ke anak ayam lainnya.

Peningkatan sanitasi dan pemberian desinfektan yang mengandung Lysol 2% atau formalin 3%, serta memperhatikan kepadatan kandang juga bisa mengurangi jumlah ayam yang sakit nantinya

Bagi pemiliki peternakan harus menerapkan sistem all-in all out. Pada saat perternak memasukan DOC, untuk persiapan kedatangan DOC, persiapan brooding juga harus sudah siap, hal ini bisa meliputi tirai dalam, pemanas, chick guard, tempat akan, tempat minum, dan tirai luar. Jika anda menerapkan kandang panggung, maka pada bagian laintainya harus ditutup. Berikan chick guard berukuran 3m untuk setiap 750 ekor ayam. Pemanas silahkan dinyalan sebelum DOC datang.

Kontrol suhu brooding setiap saat, dan terutama ada suhu terdingin yakni jam 2 dinihari, serta suhu terpanas disiang haru yakni pada jam 11-14. Apabila kontrol suhu ini dapat terkendali dengan aman, maka ayam pun akan nyaman.

Untuk mengatasi penyakit ayam kerdil dilingkungan yang memiliki kondisi suhu dingin, maka pemanas haruslah kuat. Pada dua minggu pertama, suhu brooding paling rendah mencapai 29 drajat celcius, dan paling tinggi 35 drajat celcius. Sementara pada minggu keempat dan kelima mencapai 33 drejaat celcius.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: