Inilah 6 Cara Umum Budidaya Kelapa Sawit

Budidaya Kelapa Sawit  – Perkebunan yang sering kali menghasilkan keuntungan untuk masyarakat, salah satunya yaitu perkebunan Kelapa Sawit. Dimana Kelapa Sawit ini merupakan perkebunan yang sangat penting di Indonesia. Pasalnya Indonesia merupakan Negara produsen minyak kelapa sawit paling utama di dunia sekitar 48%.

Cukup disayangkan bahwa produktifitas kebun kelapa sawit masih rendah, adapun yang utama perkebunan rakyat yang telah dikelola perorangan. Terdapat tingkat produksi kelapa sawit yang sangat dipengaruhi oleh baragam factor tertentu, diantaranya yaitu factor kualitas bibit, lingkungan, dan juga teknik dalam budidaya kelapa sawit serta pengelolaannya yang masih belum tertata.

Inilah 6 Cara Umum Budidaya Kelapa Sawit Budidaya Kelapa Sawit Inilah 6 Cara Umum Budidaya Kelapa Sawit Inilah 6 Cara Umum Budidaya Kelapa Sawit

Beginilah Cara Budidaya Kelapa Sawit:

  1. Mempersiapkan Bibit Kelapa Sawit

Sebelum anda harus mengetahui bahwa bibit kelapa sawit yang anda miliki harus berkualitas dan juga bersertifikat, jadi adanya mutu benih dan kualitas ataupun kuantitasnya akan menghasilkan sesuai dengan yang anda harapkan.

Biasanya bibit kelapa sawit adalah bibit siap tanam yang bisa dibeli untuk penyedia pembibitan kelapa sawit. Namun, hal ini juga ada kelemahannya dimana harga dari bibit siap tanam memiliki harga cukup mahal dan akan menghabiskan biaya yang cukup tinggi. Untuk hal ini maka anda bisa menggunakan bibit kecambah yang telah disemaikan sendiri maka akan menekan biaya yang lebih hemat.

  1. Tips Pembibitan Kelapa Sawit

Ada dua tahap dalam pembibitan kelapa sawit diantaranya yaitu pembibitan wal dan juga pembibitan utama. Untuk tahap pembibitan awal merupakan tahap dalam menumbuhkan kecambah kelapa sawit dengan menggunakan polybag kecil.

Sedangkan untuk tahap pembibitan utama bisa melakukan pembesaran bibit tersebut yang sudah tumbuh sampai bibit siap tanam tersebut.

  1. Teknik Pembukaan Tanah dalam Budidaya Kelapa Sawit

Teknik dalam pembukaan tanah budidaya kelapa sawit bisa dilakukan dengan keadaan lahan atau tanah, jenis lahan dan juga budget biaya yang anda miliki. Selain itu adanya sistem pembukaan tanah budidaya kelapa sawit terdiri dari pembukaan tanah manual, mekanis dan juga kimia yang bisa juga dengan kombinasi dari tiga sistem dijadikan satu yang bisa anda sesuaikan dengan keadaan sesuai pada lapangan.

  1. Buat Jaringan Jalan Perkebunan

Usai melakukan pembukaan tanah yang sudah diselesaikan, maka tahap selanjutnya anda bisa membuat sebuah jaringan jalan perkebunan dugunakanm untuk sarana pengangkutan bibit, pupuk, produksi dan masih banyak lagi. Adapun beragam jenis yang harus anda sediakan dalam perkebunan ini yaitu Kalan produksi, jalan koleksi, jalan panen, dan jalan utama.

  1. Perbaikan Drainase

Perlu anda ketahui bahwa tumbuhan kelapa sawit ini merupakan tumbuhan yang membutuhkan air tetapi tidak dengan genangan air, melainkan dengan parit drainase yang sangat penting pada lahan gambut. Sebelum melakukan proses penanaman bibit kelapa sawit, maka parit drainase harus anda buat dulu supaya kelapa sawit ini tumbuh dengan baik.

  1. Tentukan Pola Tanam Kelapa Sawit

Selain beberapa cara diatas maka anda juga harus mengerti tentang pola tanam kelapa sawit, dimana pola tersebut telah diterapkan monokultur atau tumpangsari. Dimana pada pola monokulktur ini pada saat penanaman kacang-kacangan untuk tanaman penutup tanah yang bisa dilakukan untuk persiapan lahan yang telah selesai ataupun  usai penanaman bibit kelapa sawit tersebut.

Untuk pola tanam tumpangsari sendiri terdapat tanaman kelapa sawit yang sebelumnya menghasilkan bisa ditanami di berbagai macam tanaman semisal ubi kayu, jagung dan lain-lainnya.

Nampaknya tidak hanya 6 cara umum dalam budidaya kelapa sawit yang bisa anda terapkan dikebun anda. Adapun cara pengajiran atau pancang, pembuatan lubang tanam, cara dan wktu tanam bibit kelapa sawit dengan baik, tips pemelihataan tumbuhan kelapa sawit, pemupukan tumbuhan kelapa sawit, pengendalian Gulma pada lahan perkebunan kelapa sawit, pengendalian Hama dan penyakit kelapa sawit dan panen kelapa sawit yang paling akhir.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: