Tips dan Cara Budidaya Kangkung dengan Sederhana

Budidaya Kangkung  – Hijau, segar, memiliki banyak nutrisi dan sering di olah menjadi tumis yang lezat. Melihat ciri-ciri tersebut pastinya kamu semua sudah tahu nama sayur tersebut. Ya, kangkung itulah namanya. Kangkung termasuk salah satu sayuran yang mudah sekali didapat dan bahkan kita juga sering konsumsinya.

Sebagai salah sayuran yang memiliki peminat paling banyak kangkung selalu diburu oleh ibu-ibu untuk diolah menjadi hidangan super lezat. Di pasar sendiri terdapat dua jenis kangkung itu kangkung darat dan kangkung air.

Tips dan Cara Budidaya Kangkung dengan Sederhana Budidaya Kangkung Tips dan Cara Budidaya Kangkung dengan Sederhana Tips dan Cara Budidaya Kangkung dengan Sederhana

Melihat banyaknya produksi kangkung di pasar apakah kamu tertarik untuk budidaya kangkung? Jika iya itu merupakan hal yang bagus jadi kalian tidak hanya tahu cara mengolah menjadi makanan saja akan tetapi juga mengetahui cara budidaya kangkung.

Persiapan Benih Kangkung

Dalam budidaya kangkung langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah memilih bibit yang unggul. Pastikan bibit yang kamu pilih tidak hanya bagus akan tetapi juga bebas dari serangan hama. Dalam proses pembibitan kangkung bisa dilakukan dengan dua cara yakni :

  1. Pembibitan menggunakan cara stek
  2. Pembibitan menggunakan biji.

Persiapan Lahan

Sebelum memasuki proses tanam pastikan tanah yang akan kamu gunakan harus dicangkul. Jika sudah cara budidaya kangkung berikutnya adalah membuat bedengan dengan ukuran 100×30 cm.

Sementara untuk jarak antara bedeangan satu dengan yang lain sekitar 50 cm atau bisa disesuaikan dengan ukuran lahan yang kamu gunakan. Jika tidak mempunyai lahan yang cukup kamu juga bisa melakukan proses penanaman di pot atau polybag.

Perawatan Kangkung

Jika lahan sudah siap langkah berikutnya adalah memberikan pupuk kandang di atas bedengan. Ratakan pupuk tersebut dan biarkan selama 5 hari agar pupuk bisa terserap sempurna oleh tanah. Sementara untuk waktu yang baik menanam kangkung adalah saat musim penghujan tiba antara bulan November dan Desember.

Cara penanaman sebaiknya dilakukan dengan zig zag. Beikutnya buat lubang dengan ukuran sekitar 5 cm dan beri jarang 15 cm antara lubang A dan B. Masukkan sekitar 3 biji benih kangkung pada satu lubang. Kemudian tutup dengan tanah yang sudah diberi campuran pupuk kandang dan NPK.

Budidaya kangkung juga melalui proses penyulaman. Penyulaman dilakukan untuk membuang tanaman yang jelek dan menggantinya dengan benih baru.  Setelah proses penanaman langkah berikutnya yang harus dilakukan adalah membersihkan tanaman pengganggu.

Kehadiran tanaman pengganggu ini bisa menghambat pertumbuhan kangkung. Berikutnya adalah pemberian pupuk. Dalam satu kali masa tanam tumbuhan kangkung diberi pupuk dua kali. Pada pemberian pupuk tahap kedua ini diberikan setelah tanaman berusia 10 hari sejak masa tanam. Hal ini bertujuan agar unsur hara dalam tanah terjaga dengan baik. Untuk pemberian pupuk sendiri menggunakan pupuk uera dengan dosi 15 gram per meter.

Panen Kangkung

Tumbuhan kangkung baru bisa dipanen jika sudah berusia 30 hari sejak masa tanam. Untuk cara panennya sendiri harus dilakukan dengan mencabut hingga keakarnya. Kamu juga bisa memotong pangkal batang kangkung.

Setelah dipanen letakkan kangkung di tempat yang teduh agar tidak mudah layu. Atau bisa juga merendam bagian akar kangkung di dalam air supaya kangkung tetap terlihat segar.

Itulah tata cara budidaya kangkung yang baik. Bagaimana cukup mudah bukan? Kamu juga bisa mempraktikkannya sendiri di rumah, siapa tahu kamu juga bisa membuka peluang bisnis dengan menanam kangkung dirumah.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: