Tips dan Cara Budidaya Melon Yang Baik dan Benar

Budidaya Melon – Siapa yang tidak suka melon? Semua orang pastinya suka dengan buah melon termasuk saya hehehe… Ya, melon merupakan salah satu buah asli Indonesia. Melon memiliki cita rasa yang sangat khas dan pastinya segar wajar saja jika buah berbentuk bulat ini disukai oleh banyak kalangan.

Di Indonesia sendiri sudah ada banyak tempat rekreasi yang tidak hanya menawarkan keindahan tempatnya saja akan tetapi juga mengajari bagaimana cara menanam tanaman termasuk melon. Di beberapa kota besar seperti Klaten,Sragen, Ngawi, Cisarua, Lampung dan Madiun terdapat tempat pembelajaran cara budidaya melon.

Tips dan Cara Budidaya Melon Yang Baik dan Benar Budidaya Melon Tips dan Cara Budidaya Melon Yang Baik dan Benar Cara Budidaya Melon

Akan tetapi jika kamu ingin menerapaknnya di rumah juga bisa. Namun sebelum itu pastinya kamu harus memahami betul tentang lahan yang seperti apa dan bagaimana cocok untuk ditanami melon.

Sebelum membahas tentang cara budidaya melon kamu harus memperhatikan ulasan berikut ini.

  • Pastikan lahan yang akan kamu gunakan mendapat sinar matahari yang cukup.
  • Kondisi tanah yang sedikit berpasir dan memiliki banyak kandungan unsur hara akan menghasilkan kualitas buah melon yang bagus.
  • Pastikan keasaman tanah sekitar 5 sampai 7.
  • Hindari lahan dengan kondisi angin cukup kencang karena hal tersebutbisa mematahkan batang dan tangkai buah melon.

Berikut ini adalah cara budidaya melon yang baik dan benar. Yuk mari simak ulasan selengkapnya.

Pembibitan Melon

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam budidaya melon adalah memilih benih yang berkualitas unggul. Untuk mengetahui kualitas benih kamu bisa mencoba merendamnya dalam air atonik dan furadam dalam kurun waktu 2 jam.

Jika ada benih yang terapung maka benih tersebut dalam kondisi kurang baik. Ambil benih yang tenggelam, setelah itu keringkan.

Persemian Benih

Sebelum melakukan proses penanaman kamu harus melakukan yang namanya penyemaian. Cara penyemannya pun juga tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Berikut adalah tata cara penyemaian benih melon :

  1. Rendam benih yang telah dikeringkan tadi selama 3 jam. Perendaman ini berfungsi untuk melahirkan perkecambahan benih melon.
  2. Kemudian letakkan benih tersebut ke dalam polybag yang sudah disi dengan campuran tanah dan pupuk kandang dengan bndingan 4 : 1.
  3. Lalu tutup benih menggunakan tanah yang telah diberi campuran abu sekam.
  4. Sirami menggunakan semprotan setiap pagi hari. Jjika benih sudah berusia dua minggua dan sudah muli tumbuh daun minimal 3 helai maka benih sudah bisa dipindahkan ke lahan.

Persiapan Lahan

  1. Cangkul lahan untuk menggemburkan tanah dan menghilangkan gulma.
  2. Setelah dibajak biarkan tanah sekitar 1 minggu.
  3. Setelah satu minggu buat bedengan dengan ukuran lebar 120 cm dan tinggi 50 cm. Dan beri jarak sepanjang 50 cm.
  4. Pasang plastik mulsa untuk menutupi bedengan sebanyak 2 lapis. Untuk plasti bagian bawah gunakan yang berwarna hitam, sedangkan utuk yang atas gunakan plastik mulsa warna perak.
  5. Diamkan bedengan tertutp dengan plastik mulsa selama 1 minggu.
  6. Setelah 1 minggu kemudian kamu bisa melubanginya menggunakan kaleng bekas susu dengan kedalam sekitar 10 cm.

Penanaman

Cara penanaman benih melon cukup dengan memindahkan benih pada polybag tadi ke dalam lubang bedengan. Untuk proses penanaman ini sebaiknya dilakukan pada saat musim kemarau.

Perawatan Melon

Dalam budidaya melon hal yang benar-benar harus diperhatikan adalah proses perawatan. Dalam proses ini kamu harus telaten dan rajin memantau perkembangan si melon. Bahkan kamu juga harus melakukan yang namanya penjarangan, penyiangan, penyulaman, pengairan, pemupukan dan yang terkahir adalah menyemprotkan pestisida agar tanaman melon bebas dari hama.

Sementara untuk pemupukannya baru bisa dilakukan setelah tanaman melon berusia 20 hari, 40 hari dan 60 hari setelah masa tanam.

Masa Panen Melon

Melon baru bisa dipanen jika usianya sudah mencapai 120 hari. Selain itu bauh melon yang sudah masak juga memiliki ciri-ciri khusu yaitu ukurannya besar, warna kulit sudah mulai kekuningan dan pada bagian kulit juga terdapat serat yang menonjol.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: