Tips dan Cara Budidaya Merica Yang Baik

Budidaya MericaMerica atau lada merupakan jenis rempah-rempah yang mempunyai cita rasa pedas dan hangat. Biasanya rempah yang satu ini digunakan sebagai penyedap pada masakan. Sejak jaman nenek moyang ternyata tanaman berbentuk biji ini digunakan sebagai penghangat tubuh.

Hingga saat ini merica masih sangat populer. Bahkan kini juga sudah ada merica dengan kemasan bubuk. Nah melihat banyaknya permintaan pasar pada merica tidak ada salahnya jika kita mencoba untuk budidaya merica sendiri di rumah.

Tips dan Cara Budidaya Merica Yang Baik Budidaya Merica Tips dan Cara Budidaya Merica Yang Baik Tips dan Cara Budidaya Merica Yang Baik

Selama ini budidaya merica hanya dilakukan oleh para petani sebagai komoditi ekspor. Sebelum membahas tentang cara budidaya si rempah kecil yang sudah mendunia ini tidak ada salahnya jika kita mengetahui syarat apa saja yang harus dilakukan dalam menanam merica.

  1. Biasanya tanaman merica di tanam di daerah yang mempunyai curah hujan 2.000 – 3.0000 mm/tahun.
  2. Pastikan jika tanah dalam kondisi baik dengan pH sekitar 5-7 dan berada di ketinggian 500 – 1.500 mdpl.
  3. Lahan yang baik untuk ditanami merica adalah taha jenis utisol, podsolik, latosol dan lateritic. Tidak hanya itu kondisi lahan harus mendapat paparan sinar matahari min 10 jam/hari dengan suhu 20-30°C.

Itu tadi adalah ketentuan sebelum melakukan budidaya merica. Selanjutnya kami akan membahas tentang cara budidaya merica.

Pembibitan

Yang harus diperhatikan dalam pembibitan merica ini adalah kualitas biji merica. Pastikan bibit yang akan kamu gunakan tadi merupakan bibit unggul. Penggunaan bibit dengan kualitas baik ini bertujuan agar nantinya bisa menghasilkan panen yang melimpah ruah.

Pengolahan Lahan

Langkah pertama dalam pengolahan lahan adalah lakukan pencangkulan dengan kedalam sekitar 30cm. Ppencakulan ini bertujuan untuk menggeburkan tanah. Selanjutnya adalah beri pupuk kandang yang sudah difermentasi. Setelah itu diamkan selama dua minggu supaya nutrisi bisa tercampur sempurna dengan tanah.

Cara Budidaya Merica

Penanaman merica bisa dilakukan dengan menerapkan sistem monokultur atau tumpang sari. Berikutnya adalah buat lubang tanam berbentuk limas dengan kedalam sekitar 0,5 meter dengan ukuran bawah 40×15 cm dan ukuran atas 40×35 cm.

Sebelum melakukan penanaman diamkan lubang tersebut selama 2 minggu. Waktu yang baik untuk menanam merica adalah pagi dan sore hari. Jika bibit merica sudah di tanam jangan lupa untuk menamburkan pupuk kompos dengan aturan pakai 100 gram/tanaman lalu sirami tanaman merica secukupnya.

Cara Perawatan

  • Pembuatan Sulur

Buat sulur di atas tanaman merica yang terbuat dari kayu atau bambu. Setelah itu ikatkan tali dan julurkan kebawah sampai mengenai tanaman. Nantinya sulur ini berfungsi sebagai media untuk perambatan tanaman.

  • Penyiangan Tanaman
  • Penyiangan ini biasanya dilakukan untuk membebaskan tanaman dari tanaman pengganggu. Untuk hasil yang maksimal lakukan penyiangan 3 bulan sekali.
  • Perempelan Tanaman

Perempelan tanaman ini biasanya dilakukan dengan memangkas bagian batang, ranting dan dahan yang terserang hama penyakit.

  • Pemupukan

Tanaman merica juga membutuhkan pemupukan susulan untuk menjaga kandungan nutrisi dalam tanah. Pemupukan susulan ini biasanya menggunakan pupuk kandang atau kompos dan bisa dilakukan setiap 6 bulan sekali.

  • Penyiraman

Lakukan penyiraman secara rutin paling tiudak satu kali dalam sehari. Saat menyirami tanaman merica jangan sampai ada genangan air.

Masa Panen Merica

Dalam budidaya merica hal yang paling dinantikan adalah masa panen. Tanaman merica baru bisa dipanen jika usianya sudah menginjak 3 tahun. Ciri-ciri tanaman yang sudah siap panen adalah tangkai biji yang sudah berubah warna menjadi kuning kemerahan. Cara panennya pun juga sangat simpel kamu tinggal mematahkan tangkai bijinya saja.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: