Tips Dan Cara Menanam Cabe Rawit Yang Baik Agar Hasil Maksimal

Cara Menanam Cabe Rawit Cabe rawit merupakan tanaman yang berasal dari benua Amerika, dan tanaman ini sangat cocok dikembangkan di daerah tropis, sehingga pas jika ditanam di Indonesia dengan kondisi cuaca tersebut.

Karena tingginya permintaan akan cabe ini, maka sangat penting untuk kita ketahui Cara menanam cabe rawit. Pasalnya selain bisa anda konsumsi sendiri, nanti juga bisa dijual dipasaran. Nah untuk anda yang tertarik, berikut ini kami bagikan tips dan trik menanam cabe rawit kepada anda semua dibawah ini.

Tips Dan Cara Menanam Cabe Rawit Yang Baik Agar Hasil Maksimal Cara Menanam Cabe Rawit Tips Dan Cara Menanam Cabe Rawit Yang Baik Agar Hasil Maksimal Tips Dan Cara Menanam Cabe Rawit Yang Baik Agar Hasil Maksimal

Pemilihan Benih

Saat ini sudah banyak sekali ya benih cabe rawit hibrida dengan kelebihan masing-masing, nah dari ini maka kita dituntut untuk memilih varietas benih yang cocok untuk lahan di daerah kita. Namun jika kesulitan mencari benih berkualitas, maka anda bisa menyeleksi sendiri nanti. untuk memilih benih yang baik, maka pilih tanaman cabe yang sehat dan terlihat kuat, dari tanaman itu pilih buah yang memiliki bentuk sempurna bebas dari hama penyakit.

Petik buah tersebut lalu ambil bijinya yang dibagian tengah, lalu rendam di air bersih. Buang biji yang mengambang, lalu jemur biji cabe tadi hingga kering selama 3 hari. Lalu simpan benih cabe tadi ditempat kering namun masih ada sirkulasi udara.

Penyemaian

Cara menanam cabe rawit selanjutnya kali ini adalah penyemaian, jika anda memiliki lahan satu hektar maka membutuhkan benih sekitar 0,5 Kg. Siapkan polybag berukuran 5×10 cm, lalu isi dengan media persemaian hingga 3/4 bagian. Media persemaian ini adalah campuran tanah, arang sekam, dan kompos.

Rendam benih cabe tadi selama 6 jam dengan ari hangat, setelah itu masukkan benih kedalam polybag sedalam 0,5 cm lalu tutup permukaanya menggunakan media tanam. Lalu siram benih tadi setiap pagi dan sore, caranya tutup polybag dengan kertas koran, lalu siram dengan gembor hingga airnya menetes ke permukaan polybag. Bibit siap dipindah kelahan terbuka setelah berdaun 4-6 helai atau usia 1 sampai 1,5 bulan.

Pengolahan tanah dan penanaman

Cara menanam cabe rawit selanjutnya kita masuk pada pengolahan tanah dan penanaman. Pengolahan tanah sebainya dilakukan bersamaan dengan pembibitan, dengan begini benih cabe rawit siap tanam bertepatan dengan lahan siap pakai.

Pengolahan tanah dimulai dengan membuat lahan sedalam 40 cm. lalu buat bedengan berukuran 100 cm dengan tinggi sekitar 30-40 cm. jarak setiap bedengan 60 cm, campirkan pupuk organik berupa pupuk kandang sebanyak 15-20 ton/hektar. Pasang mulsa plastik hitam perak jika memungkinkan, lalu buat lubang sedalam 50-60 cm, buat lubang tanam 2 baris dalam satu bedengan dengan jarak 60 cm.

Pindahkan bibit ke lubang tanam, lalu siram dengan air untuk menjaga kelembabanya, lakukan pemindahan saat pagi atau sore hari, dan usahakan pembindahan bisa selesai dalam sehari.

Perawatan

Cara menanam cabe rawit selanjutnya adalah perawatan. Apabila saat musim kemara, maka perlu dilakukan kocoran atau merendam bedengan, hal ini bisa dilakukan dua minggu sekali. Pemupukan lanjutan bisa dimulai saat usianya 1 bulan sejak bibit ditanam, berikan pupuk cair sebanyak 100ml untuk setiuap tanaman. Lalu berikan pupuk kompos sebanyak 500-700 gram, atau bisa juga dengan menambahkan urea atau NPK untuk tambahan. Selain itu, dipelukan juga penyiangan agar daerah tanaman bebas dari gulma penyebab penyakit.

Pengendalian hama dan penyakit

Cara menanam cabe rawit adalah pengendalian hama dan penyakit. Sebenarnya tanaman ini cukup kebal dengan serangan hama, namun bukan berati tak memerlukan pengendalian. Beberapa penyakt yang kerap menyerany adalah kerdil, patek, kering daun, dan busuk buah, dan hal ini bisa mengurangi hasil panen nanti.

Pemanenan

Cabe rawit mulai berbuah saat usia 2,3 sampai 3 bulan sejak tanam. Dan periode penen bisa berlangsung selama 6 bulan dan bahkan lebih, dan frekuensi panen bisa berlangsung hingga 15-18 kali.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: