Tips dan Cara Menanam Jagung Sesuai Aturan Yang Benar

Cara Menanam Jagung – Menyebut nama jangung pastinya anda semua sudah pernah dan bahkan sering mengkonsumsi jagung. Bahkan dibeberapa daerah juga sudah tersedia banyak penjual beragam olahan jagung. Mulai dari jagung bakar, dijadikan puding, pop corn, keripik dan masih banyak lainnya.

Melihat banyaknya olahan makanan yang menggunakan bahan baku jagung tidak ada salahnya jika kita memperlajari tentang cara menanam jagung. Di Indonesia ada beberapa jenis jagung yang cukup populer mulai dari jagung biasa, jagung manis dan baby corn.

Tips dan Cara Menanam Jagung Sesuai Aturan Yang Benar Cara Menanam Jagung Tips dan Cara Menanam Jagung Sesuai Aturan Yang Benar Tips dan Cara Menanam Jagung Sesuai Aturan Yang Benar

Namun dalam kesempatan kali ini kami akan membahas tentang cara menanam jagung biasa. Untuk lebih jelasnya anda bisa menyimak ulasan dibawah ini.

Pemilihan Bibit Jagung

Cara menanam jagung yang pertama adalah memilih bibit yang bagus. Untuk bibit jagung ini anda tidak perlu repot-repot membuat sendiri akan tetapi saat ini sudah banyak dijual di toko-toko pertanian.

Di toko tersebut menjal beragam jenis benih jagung mulai dari jagung manis, jagung hibrida dan jenis lainnya. Beli bibit jagung sesuai dengan kebutuhan anda.

Pengolahan Lahan

Berikutnya dalah pengolahan lahan. Seperti yang telah diketahui jika lahan termasuk kunci utama dalam penanaman jagung. Selain itu perawatan lahanpun juga harus dilakukan dengan baik. Pastikan jika tanah memiliki banyak kandungan unsur hara.

Jika tanah yang akan anda gunakan kekurngan unsur hara maka sebaiknya saat membuat bedengan jangan lupa untuk menaburkan pupuk kandang di sepanjang bedengan.

Penanaman Jagung

Kondisi tanah yang bagus untuk menanam jagung adalah tanah yang lembab (tidak terlalu kering dan juga tidak terlalu becek).Buat lubang dengan jarak antara 100cm x 50cm. Dalam satu lubang beri 2 biji jagung, sementara untuk kedalam lubangnya berkisar 3-5 cm.

Perawatan Jagung  

Cara menanam jagung selanjutnya adalah perawatan jagung. Dalam proses perawatan kali ini harus diperhatikan betul . Tak hanya itu pemberian pupunya pun juga harus sesuai dengan takaran. Dalam fase pertama pada perawatan jagung sebaiknya beri pupuk organik seperti pupuk kompos, pupuk kandang dan lain sebagainya.

Berikutnya adalah penyulaman. Penyulama dilakukan jika ada tanaman jagung yang pertumbuhannya kurang maksimal. Selanjutnya adalan penjarangan, biasanya penjarangan dilakukan jika jagung sudah berusia 1 minggu sejak masa tanam.

Lalu pembubuan. Pembubuan dilakukan dengan cara menggali parit antara bedengan. Disamping itu pembubuan juga dilakukan supaya tanaman jagung tidak mudah roboh. Maksud dari galian pada parit tadi juga berguna sebagai daerah resapan air oleh tanah.

Pemupukan, pemupukan tidak hanya dilakukan di pertama masa tanam saja akan tetapi juga dilakukan setelah jagung berusia 1 bulan. Lalu pupuk kembali diberikan jika jagung sudah berusia 1,5 bulan. Dalam proses pemupukan kali ini anda bisa menggunakan pupuk organik atau mencampurkan pupuk organik dan pupuk kimia.

Proses pengairan, pengairan termasuk salah satu hal terpenting hal ini dikarenakan ada beberapa fase jagung yang membutuhkan banyak asupan air. Fase bunga biasanya fase ini akan terjadi jika tanaman jagung sudah berusia 45 – 55 hari.

Pada fase ini tanaman jagung membutuhkan banyak asupan air. Berikutnya adalah fase pengisin biji fase ini terjadi saat berusia 50 – 80 hari sejak masa tanam.

Panen Jagung

Jagung baru bisa dipanen jika sudah berusia sekitar 100 – 110 hari sejak masa tanam.Untuk mengetahu apakah jagung sudah betul-betul matang anda bisa mengeceknya dengan cara mengupoas sebagian kulit jagung.

Jika jagung sudah memasuki masa panen maka segera lakukan pemanenan. Jangan menunda-nunda sebab hal tersebut bisa mempengaruhi kualitas biji.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: