Tips dan Cara Menanam Seledri Yang Baik Sesuai dengan Aturan

Cara Menanam Seledri  – Seledri sering kali diolah menjadi bahan masakan sayur sop atau hanya sekedar digunakan sebagai pengias makanan saja. Namun ternyata manfaat seledri tidak hanya itu saja, tanaman yang mempunyai nama ilmiah Apium Graveolens ini juga memiliki manfaat lain seperti untuk menurunkan tekanan darah, merawat rambut dan lain sebagainya.

Melihat banyaknya kandungan manfaat pada seledri akhirnya banyak orang tertarik untuk mempelajari cara menanan seledri. Bahkan semakin hari permintaan pasar juga semakin besar, jadi menanam seledri bisa dikatakan sebagai peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

Tips dan Cara Menanam Seledri Yang Baik Sesuai dengan Aturan Cara Menanam Seledri Tips dan Cara Menanam Seledri Yang Baik Sesuai dengan Aturan Tips dan Cara Menanam Seledri Yang Baik Sesuai dengan Aturan

Lantas bagaimana sih cara menanam seledri yang baik? Apakah membutuhkan lahan yang luas? Sebelum membahas tentang cara menanam seledri perlu anda ketahui jika penanaman seledri sebenarnya bisa dilakukan di pekarangan rumah yakni menggunakan pot. Dengan menggunakn pot atau polybag ini dirasa lebih efisien dan hemat lahan.

Berikutnya bahan yang harus dipersiapkan sebelum menanam seledri juga tidak berbeda jauh dengan tanaman pada umumnya. Agar tanaman seledri bisa tumbuh dengan bagus pastikan jika tanah yang anda gunakan mempunyai tingkat keasaman dengan pH tanah kurang lebih 5,5.

Pembibitan Seledri

Cara menana seledri yang pertama adalah melakukan pembibitan. Pembibitan bisa dilakukan dengan mengambil anakan seledri. Setelah itu anakan tersebut di tanam di pot atau polybag. Selain menggunakan anakan seledri proses pembibitan juga bisa anda gunakan menggunakan biji.

Pembibitan menggunakan biji memang lebih rumit ketimbang yang anakan tadi.  Sebelum ditanam biji seledri direndam pada air hangat sekitar 30 menit. Jika sudah masukkan biji tersebut pada baki yang sudah di isi kompos dan tanah dengan perbandingan 1:2.

Biji seledri harus disirami setiap pagi dan sore. Benih baru bisa dipindahkan ke pot atau polybag jika daunnya sudah tumbuh dua atau tiga helai.

Perawatan Seledri

Jika bibit sudah ditanam pada pot atau polybag anda harus melakukan perawatan secara rutin dengan menyiraminya dua kali sehari yakni pagi dan sore hari. Tahap penyiraman ini bertujuan untuk menjaga kelembaban tanahnya.

Perlu diperhatikan dalam proses penyiraman ini usahan jangan sampai becek sebab jika itu terjadi maka tanaman seledri akan membusuk. Penyiraman secara intensif ini hanya dilakukan pada minggu pertama setelah proses penanaman. Setelah memasuki minggu kedua dan serterusnya penyiraman bisa dilakukan 3 kali dalam seminggu.

Panen Seledri

Walaupun cara menanam seledri menggunakan pot tidak sebanyak dilahan namun setidaknya hasilnya cukup memuaskan. Tanaman seledri yang bisa dipanen adalah tanaman yang berusia 3 bulan setelah masa tanam.

Dan ciri-ciri seledri yang siap dipetik adalah daunnya yang rimbun dan segar. Sedangkan untuk cara panennya pun juga cukup mudah yaitu anda hanya tinggal memotong bagian pangkalnya saja. Meski terlihat mudah akan tetapi anda tetap harus berhati-hati.

Apakah seledri yang sudah di panen bisa tumbuh lagi? Terkait hal itu anda tidak perlu khawatir sebab seledri ini bisa dipanen beberapa kali. Asalakan pemotongannya dilakukan pada bagain pangkal utama batang seledri. Seledri bisa dipanen kembali dengan jarak kurang lebih 1 sampai 2 minggu.

Jika tertarik untuk membuka usaha dengan menanam seledri dalam pot yang anda lakukan hanyalah mmeperbanyak benih dan pot atau polybag.

Itulah informasi tentang cara menanam seledri yang bisa kami bagikan kali ini. Semoga informasi tadi menambah wawasan tentang dunia pertanian. Dan terima kasih telah berkunjung ke laman kami.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: