Tips Dan Cara Menanam Tomat Hidroponik Sistem Sumbu

Tips Dan Cara Menanam Tomat Hidroponik Sistem SumbuTomat Hidroponik adalah sebuah cara membudidayakan tiomat tanpa menggunakan media tanah.  Dalam melakuakn media tanam nin tanah ini, ada banyak metode yang bisa diterapkan, diantaranya hidroton, perlite, rockwoll, akar pakis dan media yang paling murah sendiri adalah arang sekam.

Memang banyak orang yang menerapkan sistem hidrponik ini ialah dengan menggunakan media arang sekam, alasannya ya memang harganya yang cukup terjangkau. Untuk membuat hidroponik sistem sumbu ini dianggap paling mudah dan biayanya pun cukup murah, karena memang tidak memerlukan bahan yang bermacam-macam.

Tips Dan Cara Menanam Tomat Hidroponik Sistem Sumbu Tomat Hidroponik Tips Dan Cara Menanam Tomat Hidroponik Sistem Sumbu Cara Menanam Tomat Hidroponik Sistem Sumbu

Nah untuk kesempatan kali ini media tanaman yang akan kita gunakan dalam sistem hidrponik adalah tomat. Tomat masih termasuk dalam keluarga sayuran ya, meskipun ia memiliki buah. Tomat biasa dikonsumsi sebagai jus atau bahkan salah satu bumbu dapur yang wajib ada didalamnya.

Mungkin sudah cukup dulu ya pengenalan tentang hidroponik dan tanaman tomat, nah untuk dibawah ini langsung saja kita mulai cara menanam Tomat Hidroponik sistem sumbu yang bisa anda coba nantinya.

Persiapan alat dan bahan

Alat dan bahan disini adalah perlengkapan yang kita butuhkan untuk menanam Tomat Hidroponik ini nantinya. Beberapa alat tersebut adalah tandon, sumbu, pot, nutrisi dan juga media tanam.  Untuk tandon disini menggunakan ember berukuran 5 liter, lalu untuk potnya menggunakan cup yang biasa digunakan oleh penjual es jus, sementara untuk media tanam menggunakan arang sekam dan sumbunya memanfaatkan kain flanel.  Untuk nutrisi yang digunakan kali ini haruslah berjenis AB Mix.

Persiapan benih tomat hidroponik

Untuk benih tomat yang digunakan ini anda bisa membelinya di toko pertanian ya, agar nantinya tomat bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan harapan, maka pilihlah benih tomat yang cocok dengan kondisi daerah anda ya, baik dataran rendah, menengah, dan dataran tinggi. Karena jika anda salah memilih benih, maka nantinya tomat tak akan berkembang biak.

Penyemaian benih Tomat Hidroponik

Apabila benih dan media semai sudah ada, maka kita sebaiknya semai dulu bibit tomat sebelum kita tanam. Nah untuk kali ini kita akan menggunakan polybag kecil dengan media tanamnya menggunakan arang sekam. Tunggu hingga sekitar 20-25 hari dan bibit Tomat Hidroponik ini siap di pindah tanam nantinya.

Cara menanam bibit Tomat Hidroponik

Nah jika bibit tomat yang disemai tadi sudah berusia 25 hari,  maka lanngkah selanjutnya ialah memindah benih tomat tadi dari tempat persemaian kedalam net pot atau cup yang sudah kita siapkan. Hati-hati saat melepaskan benih tomat dari polybag, jangan sampai benih tomat rusak atau akarnya patah, karena hal tersebut akan membuatnya mati nanti. Setelah dipindah kedalam pot,  lalu silahkan disiram dengan nutrisi sampai basah atau bisa ditempatkan pada tandon yang sudah di isi nutrisi sebelumnya.

Dosis Nutrisi menanam Tomat Hidroponik

  • Awal tanam (usia 0-7 hari) setelah tanam: dosis nutrisi yang diberikan adalah 500 ppm (2,5 ml Nutrisi A + 2,5 ml nutrisi B)
  • Minggu ke-2 (usia 8-14 hari) setelah tanam: dosis nutrisi yang diberikan adalah 600 ppm (3 ml Nutrisi A + 3 ml nutrisi B)
  • Minggu ke-3 (usia 15-21 hari) setelah tanam: dosis nutrisi yang diberikan adalah 800 ppm (4 ml Nutrisi A + 4 ml nutrisi B)
  • Minggu ke-4 (usia 22-28 hari) setelah tanam: dosis nutrisi yang diberikan adalah 1000 ppm (5 ml Nutrisi A + 5 ml nutrisi B)
  • Minggu ke-5 (usia 29-35 hari) setelah tanam: dosis nutrisi yang diberikan adalah 1200 ppm (6 ml Nutrisi A + 6 ml nutrisi B)
  • Minggu ke-6 (usia 36-42 hari) setelah tanam: dosis nutrisi yang diberikan adalah 1500 ppm (3 ml Nutrisi A + 3 ml nutrisi B)
  • Minggu ke-7 (usia 43-49 hari) setelah tanam: dosis nutrisi yang diberikan adalah 1700 ppm
  • Minggu ke-8 (usia 50-57 hari) setelah tanam: dosis nutrisi yang diberikan adalah 2000 ppm
  • Minggu ke-9 (usia 58-64 hari) setelah tanam: dosis nutrisi yang diberikan adalah 2200 ppm
  • Minggu ke-10 (usia 65-71 hari) setelah tanam: dosis nutrisi yang diberikan adalah 2300 ppm
  • Minggu ke-11 (usia 72-79 hari) setelah tanam: dosis nutrisi yang diberikan adalah 2500 ppm
  • Minggu ke-12 (usia 80 hari) setelah tanam: dosis nutrisi yang diberikan adalah 2800 ppm

Tips dan Cara Pemeliharaan Tomat Hidroponik sistem sumbu

  • Cek pH dari larutan nutrisi, pH ideal nutrisi untuk tanaman Tomat Hidroponik adalah 5.5-6,5
  • Pastikan juga untuk sering mengecek larutan nutrisi yang tersedia di tandon, jangan sampai kehabisan
  • Saat Tomat Hidroponik ini sudah dalam masa generatif (tumbuh bunga), maka tanaman tomat semakin rakus, apalagi dalam kondisi cuaca panas, maka anda harus sering-sering memeriksa tandon nutrisi
  • Semprotkan pupuk mikro setiap 7-10 hari agar pertumbuhan Tomat Hidroponik semakin optimal
  • Agar suhu nutrisi tetap stabil, sebaiknya hindarkan dari paparan sinar matahari yang terik
  • Semprotkan juga insektisida seperlunya sesuai dosis yang dianjurkan.

Nah itu tadi sedikit informasi dari kami tentang cara menanam Tomat Hidroponik sitem sumbu, semoga artikel ini bermmanfaat dan selamat mencoba ya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: