Tips Menanam Bawang Merah pada Saat Musim Hujan – Part 2

Tips Menanam Bawang Merah pada Saat Musim Hujan  – Seperti yang telah kami bahas di Tips Menanam Bawang Merah pada Saat Musim Hujan – Part 1, Jika Bawang Merah termasuk umbi-umbian yang menjadi bahan pokok dalam setiap masakan. Dan berikut ini adalah kelanjutan informasi menarik seputar Tips Menanam Bawang Merah pada Saat Musim Hujan.

Tips Menanam Bawang Merah pada Saat Musim Hujan - Part 2 Menanam Bawang Merah Tips Menanam Bawang Merah pada Saat Musim Hujan - Part 2 Tips Menanam Bawang Merah pada Saat Musim Hujan Part 2

Persiapan Bibit Bawang Merah

Sambil menunggu proses pencampuran antara pupuk dasar dengan tanah  anda bisa mempersiapkan bibit Bawang Merah.

  • Pastikan bibit yang akan anda gunakan merupakan golongan dari varietas unggul yang cocok dibudidayakan saat musim hujan.
  • Memilih ukuran umbi yang pas untuk dijadikan bibit.
  • Potong bagian ujung umbi yang akan ditanam.
  • Bibit Bawang Merah yang baik berusia 3-4 bulan.
  • Warna bagian umbi Bawang Merah masih terlihat segar
  • Selain itu umbi yang baik terlihat padat, tidak cacat dan pastinya bebas dari hama penyakit.

Cara Menanam Bibit Bawang Merah

  • Jika anda menggunakan mulsa plastik sebaiknya lubangi terlebih dahulu plastik tersebut dengan jarak sesuai dengan keinginan anda. Jika ukuran umbi kurang dari 4gram lebih baik beri jarak tanam 15x15cm per umbi. Namun jika berat umbi lebih dari 4gram sebaiknya beri jarak 15x20cm per umbi.
  • Dalam satu lubang beri 1 umbi.
  • Setelah dimasukkan ke lubang tutup bibit Bawang Merah dengan tanah hingga rata.

Jenis dan Takaran Pupuk Susulan Bawang Merah

Tips menanam Bawang Merah pada saat musim hujan selanjutnya adalah pemberian pupuk susulan. Pemberian pupuk susulan ini rupanya bertujuan agar bibit Bawang Merah bisa tumbuh dengan baik. Dan berikut adalah cara pemberian pupuk susulan:

  1. Pupuk Susulan 1 : Dalam fase ini pupuk baru bis diberikan jika bibit Bawang Merah sudah berusia 15 hari. Sedangkan untuk pupuknya sendiri anda bisa menggunakan campuran KCl 150kg/ha, Urea 100kg/ha dan ZA 200kg/ha.
  2. Pupuk Susulan 2 : Pupuk ini bisa diberikan jika bibit sudah berusia 3 minggu. Biasanya dalam pemupukan susulan ke-2 ini tanaman Bawang Merah diberikan pupuk NPK 15-15-15 atau NPK 16-16-16 sebanyak 30kg/ha.
  3. Pupuk Susulan 3 : Pupuk susulan ke-3 diberikan jika tanaman sudah berusia 1 bulan. Untuk pupuknya sendiri merupakan campuran dari KCl 200kg/ha, Urea 150kg/ha dan ZA 300kg/ha.

Untuk memenuhi kebutuhan unsur hara maka pemberian pupuk bisa dilakukan dengan cara penyemprotan.

Penyiraman Saat Musim Penghujan

Saat musim hujan tanaman Bawang Merah harus disemprot setiap pagi sebelum matahari terbit. Penyemprotan ini rupnya bertujuan untuk membersihkan daun bawang dari percikan tanah atau tepung yang menempel akibat guyuran hujan malam hari. Selain itu penyemprotan ini juga bertujuan untuk mengurangi resiko serangan hama dan penyakit.

Penyiangan

Penyiangan tanaman Bawang Merah bisa dilakukan 2-3 kali dalam satu musim tanam. Sebaiknya proses penyiangan ini dilakukan sebelum melakukan pemupukan susulan. Hal ini bertujuan untuk menghindari persaingan dalam mendapatkan nutrisi antara tanaman dengan gulma.

Pengendalian Hama Penyakit

Hama dan penyakit yang sering kali muncul dalam tanaman Bawang Merah adalah ulat bawang, ulat grayak, penggerek daun, vercak ungu, hingga busuk daun. Agar hama dan penyakit tersebut tidak menyebar luar maka perlu dilakukan pemantuan secara rutin dan segera lakukan pengendalian sesuai dengan gejala.

Masa Panen Bawang Merah

Bawang merah yang siap panen biasanya berusia 55-90 hari setelah masa panen. Selain itu bawang merah yang siap dipanen sudah terbentuk dengan penuh dan sebagian umbinya sudah terlihat di atas permukaan tanah dan jika dipegang maka pangkal daun menjadi lemas.

Setelah dicabut sebaiknya ikat bagian daun bawang merah san setelah itu jemur dibawah paparan sinar mata hari. Lama penjemuran ini selama 1-2 minggu.

Itu tadi Tips Menanam Bawang Merah pada Saat Musim Hujan yang bisa kami bagikan untuk anda semua. Semoga bermanfaat.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: