Yuk Kenali 7 Varietas Padi Darat Unggul (Padi Gogo) Serta Keunggulannya

Yuk Kenali 7 Varietas Padi Darat Unggul (Padi Gogo) Serta Keunggulannya

Yuk Kenali 7 Varietas Padi Darat Unggul (Padi Gogo) Serta KeunggulannyaPadi merupakan tanaman pokok yang biasa ditanam para petani diberbagai jenis lahan, seperti di sawah, rawa, lahan kering atau tegalan. Tanaman padi yang ditanam pada lahan kering mendapat sebutan padi gogo.

Padi gogo merupakan sejenis padi lahan kering yang begitu toleran terhadap kekeringan seperti yang ada di sawah. Padi gogo ini banyak disebarkan di hampi seluruh Indonesia, dan varietas padi darat unggul ini diusahaklan bervariasi disetiap daerahnya.

Yuk Kenali 7 Varietas Padi Darat Unggul (Padi Gogo) Serta Keunggulannya Varietas Padi Darat Unggul Yuk Kenali 7 Varietas Padi Darat Unggul (Padi Gogo) Serta Keunggulannya Yuk Kenali 7 Varietas Padi Darat Unggul Padi Gogo Serta Keunggulannya

Berikut Daftar Varietas Padi Darat Unggul (Padi Gogo) Serta Keunggulannya

Inpago 4

Untuk varietas padi darat unggul yang pertama adalah Inpago 4. Padi jenis ini mampu menghasilkan gabah kering giling mencapai 6.1 ton/ha. Untuk rata-rata hasil panen varietas padi ini adalah 4.1 ton/ha dengan waktu panen mencapai 124 hari. Varietas padi ini memiliki ciri tekstur nasi pulen, dan dikenal memiliki ketahanan yang baik dalam serangan beberapa penyakit blas yang menjadi penyakit utama tanaman lahan kering. selain itu, jenis padi ini begitu toleran terhadap keracunan aluminium sehingga sangat cocok ditanam pada lahan kosong kering atau lahan kering masam.

Inpago 5

Varietas padi unggul yang ini mampuy menghasilkan 6.2 ton / ha dengan rata-rata hasil mencapai 4.0 ton/ha, varietas ini bisa dipanen dengan usia 118 hari. Dengan memiliki amilosa dalam beras mencapai 18% aka tekstus nasinya tergolong sangat pulen. Inpago 5 ini sangat tahan terhdap berbagai ras blas, dan juga begitu toleran terhadap kekeringan dan agak toleran terhadap keracunan aluminium. Sehingga sangat cocok untuk ditanam pada lahan kering subur maupun lahan kering podsolik merah kuning.

Inpago 6

Untuk varietas padi darat unggul Inpago 6 ini merupakan hasil intrdouksi yang dilakukan IRRI, ini merupakan lembaga penelitian padi internasional yang kantor pusatnya berada di Filipina. Untuk rata-rata hasil varietas padi ini dilahan kering mencapai 3.9 ton/ha dengan tekstur nasi yang sangat pulen. Untuk waktu panen dari inpago 6 ini saat berusia 113 hari. jenis padi ini begitu toleran terhadap keracunan aluminium sehingga sangat cocok ditanam pada lahan kosong kering atau lahan kering masam.

Inpago 7 (beras merah)

Inpago 7 ini menjadi satu-satunya varietas unggul padi gogo beras erah. varietas padi darat unggul ini dilepas pada tahun 2011 dan memiliki rata-rata hasil panen mencapai 4.6 ton/ha, dengan potensi pada lahan kering mencapai 7.4 ton/ha. Untuk inpago 7 ini bisa dipanen diusia 111 hari, dan varietas padi ini memiliki kadar amilosa 20,3% dengan tekstur nasi pulen. Seperti jenis inpago lainnya, varietas padi ini juga sangat tahan terhadap ras penyakit blas. Namun sayangnya, varietas padi ini sangat rentan keracunan terhadap aluminium, sehingga hanya dianjurkan untuk lahan kering yang tidak ada masalah dengan keracunan aluminium.

Inpago 8

varietas padi darat unggul inpago 8 ini juga dilepas pada tahun 2011 dna merupakan hasil persilangan dari padi gogo cirata dengan galur TB177. Inpago 8 ini memiliki potensi hasil panen yang cukup tinggi, yakni mencapai 8.1 ton/ha dengan rata-rata hasil mencapai 5.2 ton/ha. Untuk usia panen padi ini adalah 119 hari, inpago 8 memiliki nasi yang enak dan juga teksturnya begitu pulen. Keunggulan dari variets padi ini adalah tahan terhadap ras blas, tloeran pada kekeringan, dan agak toleran dengan keracunan aluminium. Sehingga varietas padi ini bisa ditanam baik dilahan kering dataran rendah hingga menengah, baik untuk lahan kering subur maupun lahan kering masam.

Inpago 9

varietas padi darat unggul selanjutnya adalah Inpago 9, padi ini memiliki hasil rata-rata panen mencapai 5.2 ton/ha dan bisa dipanen pada usia 109 hari. Varietas padi ini dilepas pada taun 2012 dengan ciri warna gabahnya kuning bergaris coklat dengan bentuk gabah bulat besar. Untuk tekstur nasi dari Inpago 9 ini tergolong sedang karena memiliki kadar amilosa sekitar 225 saja. Selain itu memiliki ketahanan terhadap penyakit blas, varietas ini juga agak tahan terhadap serangan penyakit wereng coklat dan penyakit hawar daun.

Inpage 10

Varietas inpage 10 ini merupakan varietas padi darat unggul yang dilepas oleh Badan Litbang Pertanian pada tahun 2014 lalu. Dilepasnya varietas ini setelah sebelumnya dilakukan pengujian diberbagai lokasi lahan kering. rata-rata hasil panen dari varietas inpago 10 ini adalah 3,9 ton.ha dilahan kering, sementara potensi hasil mencapai 7.3 ton/ha. Untuk padi ini bisa dipanen pada usia 115 hari dan memiliki tekstur nasi yang sedang.  Selain tahan terhadap penyakit blas, varietas ini juga agak toleran pada kekeringan  dan keracunan aluminium.

Demikian ulasan dari kami tentang varietas padi darat unggul serta keunggulannya, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *